Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Rugi Rp 14,13 Miliar di Kuartal III 2023, Pendapatan PRIM Turun 6,8 Persen

JUMAT, 10 NOVEMBER 2023 | 13:06 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

PT Royal Prima Tbk (PRIM) dan entitas anak, melaporkan pendapatannya sepanjang sembilan bulan di 2023, yaitu sebesar Rp 185,09 miliar, turun 6,8 persen dari pendapatan tahun lalu sebesar Rp 198,64 miliar.

Laporan keuangan perseroan Kamis menyebutkan, beban pokok pendapatan naik menjadi Rp 144,91 miliar dari beban pokok pendapatan Rp 130,44 miliar. Laba kotor mengalami penurunan menjadi Rp 40,17 miliar dari laba kotor sebelumnya yaitu Rp 68,19 miliar.

Turunnya pendapatan PRIM salah satunya disebabkan oleh anjloknya pendapatan dari Kemenkes sebesar 99,73 persen dari sebelumnya Rp 47,40 miliar, menjadi hanya Rp 129,93 juta pada kuartal III/2023.


Dari keterbukaan informasi, PRIM juga mencatatkan rugi periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 14,13 miliar, dari sebelumnya laba Rp 12,41 miliar di kuartal III/2022.

Total liabilitas mencapai Rp 50,37 miliar hingga periode 30 September 2023, turun dari total liabilitas Rp 51,85 miliar hingga periode 31 Desember 2023.

Sementara total aset mencapai Rp 1,01 triliun hingga periode 30 September 2023 turun dari total aset Rp 1,03 triliun hingga periode 31 Desember 2022.

PT Royal Prima Tbk merupakan salah satu perusahaan di Indonesia yang bergerak di bidang penyedia layanan kesehatan. Perusahaan tersebut mengoperasikan dua rumah sakit terbesar di Sumatera, yaitu Royal Prima Medan (RPM) dan Rumah Sakit Royal Prima Jambi (RPJ).

PRIM masuk di bursa efek secara resmi pada 15 Mei 2018 dengan melepas sebanyak 1.200.000.000 saham penawaran dan saham pendiri sebanyak 2.191.680.000.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya