Berita

Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan/Net

Politik

Jika Budi Gunawan Diganti akan Diikuti Perombakan Besar-besaran Kabinda

JUMAT, 10 NOVEMBER 2023 | 12:55 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Tiga bulan menjelang pelaksanaan Pemilu Serentak 2024, rumor pergantian Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan masih makin berhembus kencang.

Sejumlah nama diproyeksikan mengganti posisi Budi Gunawan, di antaranya Panglima TNI Laksamana Yudo Margono yang sebentar lagi pensiun dan  mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal (Purn) Dudung Aburachman.

Pengamat Militer dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi menilai, bila Budi Gunawan benar-benar diganti oleh Presiden Joko Widodo, maka pimpinan BIN di daerah-daerah berpeluang besar ikutan dirombak.


"Sangat besar kemungkinan terjadi perombakan, baik di level pimpinan tinggi madya dan pratama (eselon 1 dan 2), maupun pada jajaran penyelenggara/pengendali kegiatan intelijen, baik untuk kepentingan taktis maupun strategis," kata Khairul kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (10/11).

Menurut Khairul, persoalan pengamanan wilayah jelang Pemilu 2024 tentunya akan menjadi fokus BIN.

Itu sebabnya, Khairul tak menampik bila posisi Kabinda akan diisi oleh orang kepercayaan kepala BIN yang baru, bila benar-bebar diganti.

"Jika pergantian dilakukan dalam waktu dekat, dengan memperhatikan misi yang diemban BIN terutama terkait keamanan penyelenggaraan Pemilu 2024, maka menurut saya prioritas evaluasi akan menyangkut para pimpinan BIN di daerah (Kabinda) dan jajaran pengendali operasi/kegiatan intelijen di tingkat pusat terutama yang berkaitan dengan fungsi penyelidikan, pengamanan dan penggalangan," pungkas Khariul.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya