Berita

Mendag RI Zulkifli Hasan dalam pembukaan "The Biggest Real Estate Summit 2023" di Jakarta, Kamis, (9/11)/Ist

Bisnis

Situasi Dunia Tak Menentu, Kemendag Perkuat Ekosistem Jasa Broker Properti

JUMAT, 10 NOVEMBER 2023 | 01:59 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan menyatakan akan memperkuat ekosistem jasa perdagangan properti di Indonesia. Salah satunya melalui pengembangan jasa perantaraan perdagangan properti (broker properti) agar lebih profesional melalui peningkatan kapasitas dan sertifikasi.

Untuk itu, Kementerian Perdagangan akan menyempurnakan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 51/2017 tentang Perusahaan Perantara Perdagangan Properti. Pemerintah meyakini kebangkitan properti akan mendorong kebangkitan perekonomian nasional.

Hal ini ditegaskan Mendag Zulkifli Hasan dalam pembukaan "The Biggest Real Estate Summit 2023" di Jakarta, Kamis, (9/11). Hadir pada acara ini Ketua Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI) Lukas Bong. Turut mendampingi Mendag Zulkifli Hasan yaitu Sekretaris Jenderal Kemendag Suhanto.


"Saat ini kewajiban memiliki dua orang tenaga ahli tidak kompetitif dan berdaya saing pasca implementasi Undang-undang Cipta Kerja. Oleh karena itu pemerintah tengah menyusun revisi Permendag 51 Tahun 2017 untuk mendorong peningkatan profesionalisme broker properti melalui sertifikasi kompetensi dengan meminta masukan dari asosiasi, termasuk jasa perantaraan perdagangan properti," ujar Zulhas akrab disapa.

Dia juga menekankan beberapa hal yang perlu menjadi perhatian para pelaku jasa perantaraan perdagangan properti, di antaranya terkait pencegahan tindak pidana pencucian uang (TPPU), pemberantasan mafia tanah, peningkatan kompetensi melalui sertifikasi kompetensi, serta penerapan konsep smart city dan green building.

"Kemendag mendukung penuh agar bisnis sektor properti cepat pulih dan menghasilkan banyak keuntungan. Ini merupakan tugas pemerintah karena dengan pelaku usaha yang mendapat keuntungan maka pajak yang disetor semakin banyak dan jumlah pegawai meningkat. Tugas pemerintah membuat ekosistem di berbagai bidang usaha agar negara maju," terangnya.

Ketua Umum DPP PAN ini juga menyampaikan, bahwa dunia sedang tidak baik- baik saja, khususnya dalam bidang ekonomi. Salah satu penyebabnya adalah kondisi geopolitik perang Rusia-Ukraina ditambah Israel-Palestina yang masih berkecamuk. Akibatnya, harga energi dan pangan dunia semakin meningkat.

Hal ini diperparah dengan perubahan iklim yang tidak menentu yang berakibat mundurnya musim tanam dan masa panen sehingga harga pangan semakin meningkat.

Namun, lanjut Mendag Zulhas di tengah situasi tersebut neraca perdagangan Indonesia tetap mempertahankan tren surplus sejak Mei 2020 atau selama 41 bulan berturut-turut. Pada Januari-September 2023 surplus mencapai 27,75 miliar Dolar AS. Selain itu, ekonomi Indonesia juga tetap tumbuh 4,94 persen pada Triwulan III-2023.

"Ini harus disyukuri dan mudah-mudahan pelaku jasa properti semakin tumbuh dan semakin untung," pungkasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

UPDATE

Bareskrim Gerebek 9 Lokasi Rawan Narkoba di Sumut, Puluhan Pengedar dan Pemakai Diamankan

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:28

Pasar Serdang Kemayoran Segera Direvitalisasi

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:15

Hadiah Bibit Korupsi

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:01

Aparat Usut Dugaan Investasi Emas Bodong Rp25 Miliar yang Seret Sejumlah Artis

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:55

Putusan MK soal Gibran Bergulir ke Ranah Politik

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:39

Karhutla Belum Tuntas, Pemerintah Kaji Langkah Penanganan Terbaik

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:34

Kemenhub Catat 1.673 Penerbangan Terdampak Karhutla: 907 Batal

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:17

Radja Nainggolan Ungkap Penyesalan Besar Belum Pernah Bela Timnas Indonesia

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Trump Pertimbangkan Bantu Arab Saudi Perangi Houthi

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:48

Selengkapnya