Berita

Kantor Kementerian Perindustrian/Net

Bisnis

Kemenperin Siapkan SDM Berkualitas Masuki Era Industri 4.0

KAMIS, 09 NOVEMBER 2023 | 11:59 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya implementasi industri 4.0 merupakan sesuatu yang sangat penting memasuki era digital saat ini.

Untuk itu, Kementerian Perindustrian terus berperan aktif terhadap upaya tersebut. Dengan mempercepat transformasi digital ini akan memberikan dampak positif yang luas, termasuk memacu kinerja perekonomian nasional.

“Di era industri 4.0 saat ini, harus menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas, kreatif, dan berinovasi, sehingga mempunyai daya saing global. Hal ini yang juga dibutuhkan oleh sektor manufaktur,” kata Kepala Badan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kementerian Perindustrian, Masrokhan, di Jakarta, Rabu (8/11).


Salah satu upaya untuk mencapai sasaran tersebut, beberapa waktu lalu BPSDMI Kemenperin menggelar pameran dan seminar bertema “Achieving Sustainability through Digital Transformation”.

Kegiatan ini sejalan dengan misi Pusat Industri Digital 4.0 (PIDI 4.0) yang telah dibangun oleh Kemenperin, yaitu mempercepat transformasi Indonesia menuju industri 4.0

“Konsep sustainability dalam berbagai aspek kehidupan tengah menjadi tren yang mendunia. Praktik keberlanjutan ini mengedepankan pemeliharaan lingkungan untuk masa depan bumi yang lebih baik,” kata Masrokhan.

Ia menegaskan, terkait penerapan konsep sustainability, Kemenperin memiliki program industri hijau guna mendorong sektor industri manufaktur di tanah air untuk memanfaatkan sumber daya secara efektif dan efisien.

“Upaya ini juga perlu didukung dengan penggunaan teknologi industri 4.0,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Sumber Daya Manusia Industri yang juga merupakan Direktur PIDI 4.0, Arnes Lukman, mengatakan bahwa pihaknya terus menjalin kerja sama dengan para pelaku industri untuk dapat menciptakan inovasi yang berkelanjutan, khususnya yang bisa diimplementasikan di sektor industri manufaktur, contohnya adalah peluncuran Konsultasi Delivery Transformasi Digital PIDI 4.0.

“Kami memberikan apresiasi kepada para pihak yang telah terlibat, di antaranya Surveyor Indonesia, PT SKF Industrial Indonesia, PT NEC Indonesia, PT Schneider Electric, dan para mitra PIDI 4.0 lainnya serta para pemangku kepentingan terkait industri 4.0,” kata Arnes.

Selain itu, Kemenperin juga telah melakukan perjanjian kerja sama dengan perusahaan multinasional asal Prancis, PT Schneider Electric.

“Hal ini merupakan bukti nyata dari komitmen PT Schneider dalam berkontribusi untuk pengembangan SDM industri melalui implementasi kegiatan pelatihan,” ujar Arnes.

Arnes optimistis, adanya kolaborasi ini akan menumbuhkan semangat para pelaku industri untuk menciptakan visi Indonesia Emas tahun 2045.

“Dengan kolaborasi dan inovasi yang berkelanjutan, PIDI 4.0 sangat yakin bahwa Indonesia akan mampu bersaing di kancah dunia.l," katanya.

"Ini adalah sebuah kabar baik bagi seluruh pelaku industri, dengan meningkatkan kolaborasi, networking dan inovasi tentu akan memicu semangat serta upaya kita untuk mewujudkan sustainability melalui transformasi digital, yang berujung dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia,” demikian Arnes.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya