Berita

Bakal Capres Koalisi Perubahan untuk Persatuan, Anies Baswedan pada Sarasehan 100 Ekonom Indonesia, di Menara Bank Mega, Jakarta/Ist

Politik

Tak Cukup Hilirisasi, Anies Janjikan Terobosan Genjot Ekonomi

RABU, 08 NOVEMBER 2023 | 20:21 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Hilirisasi yang dijalankan pemerintah selama ini dinilai belum cukup untuk menggenjot ekonomi dalam negeri.

Bakal Capres Koalisi Perubahan untuk Persatuan, Anies Baswedan, janji membuat terobosan, jika diberi mandat sebagai Presiden 2023, dengan menggagas reindustrialisasi.

Dengan begitu hilirisasi yang dilakukan akan bisa mendorong penciptaan lapangan kerja lebih besar.


"Kita harus lanjutkan hilirisasi, sambil mendorong reindustrialisasi yang teman-teman ekonom sering ungkap," kata Anies pada Sarasehan 100 Ekonom Indonesia, di Menara Bank Mega, Jakarta Selatan, Rabu (8/11).

Capres yang diusung Partai Nasdem, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Kebangkitan Bangsa, itu berpandangan, reindustrialisasi juga bisa mendorong tambahan kas negara.

"Hilirisasi tidak usah dihentikan, tapi itu tidak cukup. Harus ada reindustrialisasi, yang mudah-mudahan bisa menciptakan 15 juta lapangan pekerjaan di lima tahun ke depan," sambungnya.

Hilirisasi yang digagas Presiden Joko Widodo, menurut Anies, berhasil menambah pendapatan Indonesia menjadi lebih besar. Sebab negara tidak lagi menjual barang mentah.

Hilirisasi merupakan proses transformasi ekonomi berkelanjutan, di mana kebijakan industrialisasi berbasis komoditas bernilai tambah tinggi menuju struktur ekonomi yang lebih kompleks.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya