Berita

Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto, menghadiri Rakernas LDII 2023/Ist

Politik

Konflik Palestina, Prabowo Sindir Standar Ganda Negara Barat

SELASA, 07 NOVEMBER 2023 | 22:47 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto, menyorot standar ganda yang diberlakukan negara-negara Barat terhadap konflik yang terjadi di Palestina.

Menurutnya, standar ganda terjadi, padahal kebanyakan negara Barat mengajarkan nilai-nilai demokrasi dan hak asasi manusia (HAM). Namun mereka justru tidak menganggap konflik bersenjata yang telah memakan ribuan korban jiwa itu sebagai pelanggaran HAM.

"Kita diajari demokrasi dan HAM, tapi kalau ribuan anak di Palestina dibom, rumah sakit dibom, apakah itu bukan pelanggaran HAM," Prabowo balik bertanya.


Pernyataan itu disampaikan Prabowo pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) 2023, di Grand Ballroom Minhaajurrosyidiin, Lubang Buaya, Jakarta Timur, Selasa (7/11).

"Jadi, ada satu pelajaran kelompok manusia yang bebas, itu namanya standar ganda," tandasnya.

Lebih spesifik, Prabowo menekankan bahwa konflik yang terjadi jauh di negara lain bukan berarti tidak berdampak terhadap Indonesia.

Salah satunya, konflik Ukraina-Rusia yang membuat harga gandum naik signifikan, dan konflik di Gaza yang membuat harga minyak dunia juga naik.

"Kita harus sadar, kita bertanggung jawab atas seluruh bangsa Indonesia. Karena itu, yang dikatakan banyak pengamat kajian strategis, Indonesia bisa jadi negara makmur kalau elitnya bisa kerjasama, bisa kolaborasi, dan tidak main menang sendiri," pungkasnya.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya