Berita

Anies Baswedan berorasi di Aksi Bela Palestina di Monas/Net

Publika

Nama Anies Menggema di Aksi Bela Palestina

OLEH: TONY ROSYID
SELASA, 07 NOVEMBER 2023 | 17:07 WIB

PENJAJAHAN Israel kepada Palestina sudah berjalan sejak 1948. Sekitar 75 tahun lalu. Atas penjajahan ini, wilayah Israel semakin luas. Setiap tahun bertambah. Perluasan Israel adalah hasil dari perampasan tanah milik rakyat Palestina. Sampai kapan? Sampai Palestina, entah sendiri atau didukung negara lain, mampu mengalahkan Israel. Hanya jalan ini yang membuat Palestina bisa menjadi negara merdeka.

Saat ini, Israel masih dalam operasi bombardir Palestina. Puluhan ribu warga sipil, termasuk orang tua, perempuan dan anak-anak meninggal. Jumlah warga yang terluka lebih banyak lagi.

Dunia protes. Demo terjadi di berbagai negara. Termasuk di Amerika. Gedung putih di Washington DC dikepung ratusan ribu demonstran. Mereka teriak: "Free...Free...Palestine". Mereka menuntut Palestina merdeka.


Demo juga terjadi di Indonesia. Di kedutaan Amerika Serikat, maupun di tempat lain. Terakhir, hari Minggu kemarin (5/11) jutaan masyarakat Indonesia berkumpul untuk mengadakan Aksi Bela Palestina di Monas.

Aksi Bela Palestina di Monas dihadiri oleh sejumlah menteri. Menag Yaqut Cholil Qoumas, Menlu Retno Marsudi dan Menteri PMK Muhajir Effendy ikut hadir dalam demo tersebut.

Tiga capres juga diundang oleh panitia. Sayangmya, hanya Anies Baswedan yang berkenan hadir. Tidak diketahui apa yang menyebabkan dua capres lainnya tidak hadir.

Kalau ketiga capres bisa hadir, ini akan dapat menguatkan komitmen Indonesia dalam mendorong Palestina merdeka. Secara personal, ini juga menguntungkan bagi masing-masing capres.

Bagi Prabowo misalnya. Di panggung ini, pasangan Gibran ini bisa klarifikasi atas banyaknya tuduhan bahwa Prabowo punya hubungan dekat dan kerjasama persenjataan dengan Israel. Tapi sayang, Prabowo tidak hadir. Ini justru akan semakin menguatkan tuduhan itu.

Bagi Ganjar, ini akan jadi branding setelah Ganjar beberapa waktu lalu sempat menolak tim sepakbola U20 Israel untuk berlaga di Indonesia. Dengan hadirnya Ganjar, ini akan menegaskan bahwa ia konsisten.

Tapi, yang hadir di acara ini jutru Puan Maharani. Publik pada akhirnya akan menerjemahkan kalau yang punya komitmen menolak Israel itu PDIP, bukan Ganjar. Lalu, apa maksud Ganjar menolak timnas Israel? Tanyakan kepada Erick Thohir. Ketua PSSI ini yang merasakan dampaknya. Adakah persaingan di antara kedua tokoh ini? Biar rumput istana yang menjawabnya.

Bicara kemerdekaan Palestina, PKS adalah partai yang paling konsisten dan mengambil waktu panjang dalam mendukung Palestina merdeka. Kita berharap PDIP juga ikuti jejak PKS dalam perjuangan panjangnya buat kemerdekaan Palestina. Di titik ini, PKS dan PDIP bisa bertemu atas nama kemanusiaan.

Sesuai rencana, tiga capres jika hadir akan diberikan panggung. Ada waktu untuk masing-masing mereka, para capres bicara.

Anies Baswedan hadir. Ternyata, dialah satu-satunya capres yang hadir. Sesuai rencana semula, di-round down acara tidak ada nama capres yang bicara, termasuk Anies Baswedan. Karena capres yang hadir hanya Anies Baswedan.

Tapi, ketika Anies Baswedan naik ke atas panggung, massa teriak-teriak memanggil Anies. Ketika MC (Erick Yusuf) mau memanggil pembicara, teriakan Anies Baswedan makin kencang. Ketika MC bilang: "Selanjutnya kita panggil....." massa langsung teriak Anies Baswedan. Padahal, yang dipanggil adalah nama lain.

Setiap MC memanggil pembicara berikutnya, nama Anies Baswedan jadi teriakan massal. Suasana jadi bergemuruh. Antusias massa untuk mendengar orasi Anies semakin bergema dalam Aksi Bela Palestina di Monas.

Ketika giliran Bachtiar Nasir, seorang ulama sekaligus orator ulung dan Zaitun Rasmin, ketua perkumpulan ulama Asia Tenggara ini berdiri ke depan, dibersamai para tokoh nasional lainnya, di sinilah suara massa semakin kuat meneriakan nama Anies Baswedan

Anies pun diminta ikut berdiri, beranjak dari tempat duduk. Mic pun lalu diserahkan kepadanya. Massa langsung teriak. "Anies Presiden...Anies Presiden...Anies Presiden..." massa begitu antusias. Anies pun mengingatkan mereka "bahwa panggung ini tidak ada kaitan dengan pilpres. Kita semua hadir di sini untuk mendukung Palestina merdeka."

Anies kemudian mengajak massa yang hadir untuk menerikkan yel-yel: "Free...Free...Palestine. Free...Free...Palestine".

Kehadiran Anies di Monas seperti menegaskan bahwa Anies pro kemerdekaan. Sekaligus ingin menyampaikan pesan kepada publik atas komitmennya terhadap pembukaan UUD 1945 "Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu adalah hak segala bangsa, dan oleh karena itu maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan prikemanusiaan dan prikeadilan."

Ini bunyi pembukaan UUD 1945 itu. Siapapun presiden Indonesia harus punya komitmen untuk mengutuk setiap penjajahan, dan sekaligus mendukung kemerdekaan negara yang terjajah. Anies hadir di Monas untuk komitmen ini.

Kalau kemudian video Anies di Monas yang paling viral, itu hanya efek. Yang terpenting dari semua ini adalah komitmen terhadap pembukaan UUD 1945. Bela Palestina adalah bagian dari komitmen ini.


Penulis adalah pengamat politik dan pemerhati bangsa



Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

UPDATE

Momen Haru, Teddy Kenang Perjalanan Gubernur Pramono di Kantor Setkab

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:16

Fondasi Membangun Ekosistem Informasi yang Sehat di Era Digital

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:14

Jangan Sampai Pengunduran Diri Gubernur BI Picu Gejolak Pasar

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:11

PDIP Soroti Kasus Febrie: Penegakan Hukum Tidak Boleh Tebang Pilih

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:07

Kuasa Hukum Nadiem Laporkan Dugaan Pelanggaran Etik dan Intimidasi Saksi ke KY

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:04

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KDKMP Diklaim Bisa Tambah Pendapatan Petani hingga Rp263 Triliun

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:59

Transformasi Digital BRI Pacu Pertumbuhan Bisnis Merchant dan Transaksi QRIS

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:51

Chad Ikuti Jejak Burkina Faso, Mali, dan Niger Keluar dari ICC

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:49

Hasto Ogah Tanggapi Kaesang Maju Nyaleg di Jateng

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:36

Selengkapnya