Berita

Rapat Komisi I DPR RI dengan Panglima TNI, KSAD, KSAL, KSAU/RMOL

Politik

Sambut Baik Usulan Panja Netralitas TNI, Ketua Komisi I DPR: Kita Akan Godok di Internal

SELASA, 07 NOVEMBER 2023 | 16:20 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Usulan pembentukan Panitia Kerja (Panja) Netralitas TNI disambut baik oleh Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid. Usulan ini akan segera didiskusikan oleh Komisi I.

"Saya rasa, nanti kita akan diskusikan, tetapi memang semua sepakat Pak," kata Meutya dalam rapat bersama Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono, KSAD Jenderal TNI Agus Subiyanto, KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali, dan KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, di Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Selasa (7/11).

Menurut legislator dari fraksi Partai Golkar ini, jika tujuan pembentukan Panja Netralitas TNI semata-mata untuk menjaga marwah Indonesia, maka sudah selayaknya disetujui.


"Kalau memang ini untuk NKRI, nanti akan kita buat Panja. Kita akan godok di internal nanti, sekaligus secara mekanisme memilih pimpinan panja dan keanggotaan," tutup Meutya Hafid.

Adapun usulan pembentukan Panja Netralitas TNI ini disampaikan Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Utut Adianto. Tujuannya tak lain untuk mengantisipasi serta mengawasi TNI agar tidak melakukan politik praktis.

"Ibu bapak izin kalau kita berkenan, saya dari meja pimpinan. Kalau memang berkenan untuk menjaga marwah, DPR buatlah Panja Netralitas TNI," kata Utut di Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Selasa (7/11).

"Jadi kita sembari kesibukan sebagai caleg, kita membuat pengawasan," demikian Utut Adianto.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya