Berita

Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi/Net

Dunia

Bantah Israel, Kemlu: RS Indonesia di Gaza Sepenuhnya Dibangun untuk Kemanusiaan

SELASA, 07 NOVEMBER 2023 | 12:35 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kementerian Luar Negeri RI mengeluarkan tanggapannya terhadap tuduhan Israel yang tidak berdasar tentang Rumah Sakit (RS) Indonesia di Gaza.

Dalam sebuah pernyataan pada Selasa (7/11), Kemlu menegaskan bahwa fasilitas kesehatan itu dibangun murni untuk melayani kebutuhan medis masyarakat Palestina di Gaza dan tidak ada hubungannya dengan Hamas.

"RS Indonesia di Gaza adalah fasilitas yang dibangun masyarakat Indonesia sepenuhnya untuk tujuan kemanusiaan," tegas pernyataan tersebut.


Dijelaskan Kemlu, RS Indonesia yang dibangun sejak tahun 2015 itu saat ini telah dikelola sepenuhnya oleh otoritas Palestina di Gaza.

Meskipun dari waktu ke waktu selalu ada relawan Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) yang dikirimkan untuk membantu di sana.

Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi telah berulangkali mengeluarkan pernyataan untuk mengutuk tindakan brutal Israel di beberapa forum internasional.

Dia mendesak agar Israel berhenti menargetkan serangan udara terhadap warga sipil dan fasilitas-fasilitas kemanusiaan di Gaza, termasuk rumah sakit dan ambulan.

Dalam laporannya pada Senin (6/11), Menlu mengabarkan bahwa saat ini tiga relawan MER-C masih bertahan di Gaza untuk membantu warga di RS Indonesia.

"Ketiganya dalam kondisi baik dan secara sadar memilih untuk tidak ikut dievakuasi oleh pemerintah," kata Menlu.

RS Indonesia merupakan salah satu rumah sakit terakhir di Jalur Gaza yang telah merawat lebih dari 3.500 warga sipil Palestina.

Dikatakan sejak perang Israel-Hamas meletus 7 Oktober lalu, RS Indonesia telah merawat pasien dalam jumlah jauh melampaui kapasitasnya.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya