Berita

Ketua Dewan Kehormatan DPP PDIP Komarudin Watubun/RMOL

Politik

Sebut Beda dengan Bobby, Komarudin: Pembangkangan Gibran Jelas

SENIN, 06 NOVEMBER 2023 | 21:15 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Dua kader banteng moncong putih membelot dari keputusan partai, yakni Gibran Rakabuming Raka, yang justru maju sebagai Bacawapres Prabowo, dan Bobby Nasution, yang diduga juga mendukung sang kakak ipar pada Pilpres 2024.

Meski begitu, menurut Ketua Dewan Kehormatan DPP PDIP, Komarudin Watubun, Gibran dan Bobby memiliki dua kasus berbeda.

Gibran, kata Komarudin, jelas-jelas melakukan pembangkangan terhadap partai. Pasalnya, Gibran yang sebelumnya menyatakan taat perintah partai, tiba-tiba menjadi kandidat Bacawapres Prabowo Subianto.


"Kalau Mas Gibran itu kasusnya agak beda. Dia sudah kita panggil resmi, kita tanya di ruangan ini, dia bilang tegak lurus dengan ibu ketua umum," kata Komarudin, usai meminta klarifikasi kepada Bobby Nasution, di Kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Senin (6/11).

"Semua televisi hadir waktu itu, kemudian diberi tugas sebagai kepala daerah kampanye milenial, keliling daerah, semua diberi tugas-tugas, tapi diabaikan, itu pembangkangan yang jelas," imbuhnya.

Sedang masalah Bobby, sambungnya, berbeda. Menantu Presiden Joko Widodo itu tidak memiliki masalah dengan partai, dan tidak melakukan pembangkangan.

Menurut Komarudin, saat ini Bobby merasa galau dengan posisinya, antara memilih keluarga atau PDI Perjuangan.

"Dia (Bobby) menyampaikan, dia besar seperti sekarang ini karena PDIP. Tapi kami enggak bisa (main dua kali), harus pilih salah satu," tutupnya.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya