Berita

Investor ternama Amerika Serikat (AS), Warren Buffett/Net

Bisnis

Gara-gara iPhone Tidak Laris, Bisnis Warren Buffett Rugi Rp 198,9 T

SENIN, 06 NOVEMBER 2023 | 14:41 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Perusahaan besar milik konglomerat dan investor ternama Amerika Serikat (AS) Warren Buffett melaporkan kerugian kuartalan pertamanya dalam setahun pada Sabtu (4/11).

Dalam pembukuan itu, Berkshire Hathaway Inc mencatat kerugian bersih yang meningkat lebih dari empat kali lipat menjadi 12,77 miliar dolar atau sekitar Rp 198,9 triliun.

Penurunan ini diyakini oleh anjloknya harga saham Apple dan sejumlah saham lain dalam portofolio perusahaan.


Saat ini, Berkshire mengisyaratkan bahwa pihaknya tengah berhati-hati terhadap penilaian saham dan lingkungan pasar.

Mengutip Reuters, Senin (6/11), meskipun pasar saham teknologi mengalami penurunan, namun bisnis asuransi berkembang dan membantu meningkatkan laba operasional perusahaan. Penurunan kecelakaan mobil yang lebih sedikit dan cuaca yang tenang selama musim badai Atlantik disebut telah mendukung bisnis asuransi mobil dan reasuransi Geico.

Selain itu, peningkatan suku bunga yang lebih tinggi juga memberikan hasil yang menguntungkan pada kepemilikan surat utang AS yang besar dari Berkshire. Dalam kuartal ketiga, laba operasional melonjak sebesar 41 persen menjadi 10,76 miliar (Rp 167 triliun).

Namun, hasil keseluruhan kerugian investasi Berkshire tercatat sebesar 23,5 miliar dolar (Rp 365 triliun), dengan penurunan 12 persen berpengaruh pada harga saham pembuat iPhone, Apple, di mana Berkshire memiliki saham senilai 177,6 miliar (Rp 2,761 triliun) di raksasa teknologi yang tengah mengalami penurunan penjualan di China.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya