Berita

Capres Koalisi Perubahan Anies Baswedan saat menghadiri acara Aksi Bela Palestina di silang Monas, Jakarta Pusat pada Minggu kemarin (5/11)/RMOL

Politik

Suarakan Setop Kekerasan di Palestina, Pidato Anies Menggebu-gebu

SENIN, 06 NOVEMBER 2023 | 09:23 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Capres Koalisi Perubahan Anies Baswedan dikenal sebagai pribadi yang tenang. Jarang sekali Anies ketika menjadi pembicara di sebuah forum berbicara dengan intonasi yang tinggi.

Namun pada saat menghadiri acara Aksi Bela Palestina di silang Monas, Jakarta Pusat pada Minggu kemarin (5/11), Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022 itu menyampaikan pidatonya dengan sangat menggebu-gebu.

Anies seolah mengirimkan pesan bahwa dirinya sangat marah dengan gempuran militer Israel yang terus menghantam wilayah Palestina. Dengan menggunakan bahasa Inggris, Anies mengutuk keras tindakan para zionis tersebut.


"Let the people of the world see all of us here at the National Monument of Indonesia. We are sending the message of peace to the world. Never let violence goes and challenges, we have to line up and stop zionis Israel from continuing violence in the land of Palestine (Biarkan masyarakat di dunia melihat kita di Monumen Nasional di Indonesia. Kita mengirim pesan perdamaian kepada dunia. Jangan pernah biarkan kekerasan terjadi. Kita harus berbaris dan menghentikan zionis Israel melanjutkan kekerasan di tanah Palestina)," kata Anies.

Capres yang diusung Partai Nasdem PKS dan PKB itu mengajak massa aksi memberikan pesan kepada dunia bahwa Indonesia selalu berjuang mendukung Palestina dan melawan kolonialisme.

"We will always stand up against colonialism, against violence, we will fight for independent of Palestine
(kita akan selalu melawan kolonialisme, kita akan membela kemerdekaan Palestina)," tandasnya.



Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya