Berita

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Habiburokhman/RMOL

Politik

Djarot Diminta Jelaskan Maksud Neo Orde Baru yang Ditujukan pada Prabowo-Gibran

MINGGU, 05 NOVEMBER 2023 | 17:44 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pernyataan Ketua DPP PDI Perjuangan, Djarot Saiful Hidayat, ihwal pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka cerminan neo Orde Baru, mendapat respon Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Habiburokhman.

Wakil Ketua Komisi III DPR RI itu menyindir PDIP yang kerap menggunakan narasi negatif kepada lawan politik.

"Politik kita itu bukan kampanye negatif," kata Habiburokhman, di Hotel Sahid, Jakarta Pusat, Minggu (5/11).


Menurutnya, menggunakan kampanye negatif sama saja menunjukkan tidak percaya diri dan terkesan kehabisan amunisi untuk meyakinkan rakyat.

"Itu menunjukkan sudah habis amunisi untuk meyakinkan rakyat, sehingga panik, dan melakukan hal-hal yang kurang terpuji, ya akhirnya semua kembali ke bagaimana rakyat menilai,” tukasnya.

Habiburokhman juga menegaskan, Djarot perlu menjelaskan ihwal konteks neo Orde Baru yang sudah disebutnya itu.

"Neo Orde Baru apakah dalam konteks positif atau negatif, kalau dalam konteks positif ya mungkin saja, di Orde Baru ada hal-hal positif, begitu juga di Orde Lama, termasuk Orde Reformasi,” tutup Habiburokhman.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya