Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

New Delhi Tertutup Kabut Asap Beracun, Sekolah Terpaksa Tutup

JUMAT, 03 NOVEMBER 2023 | 17:58 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kabut asap beracun menyelimuti sebagian besar wilayah di ibu kota New Delhi, India.

Akibatnya sekolah-sekolah terpaksa ditutup pada Jumat (3/11) karena asap berwarna abu-abu itu membahayakan penduduk New Delhi yang jumlahnya mencapai 30 juta orang.

"Semua sekolah dasar di seluruh ibu kota akan ditutup setidaknya selama dua hari," kata Ketua Menteri Delhi Arvind Kejriwal dalam sebuah pernyataan.


Mengutip Al Arabiya, kabut asap beracun itu disebabkan oleh kumpulan polutan yang berasal dari pembakaran tunggul tanaman oleh petani dan emisi pabrik.

"Semuanya bergabung menjadi satu setiap musim dingin sehingga menyelimuti ibu kota dengan kabut asap mematikan," ungkap laporan tersebut.

Perusahaan pemantau IQAir melaporkan tingkat kabut asap itu sangat berbahaya karena memiliki partikel yang amat kecil sehingga bisa masuk ke dalam aliran darah.

"Pada hari Jumat (3/11), tingkat partikel PM2.5 yang paling berbahaya, bentuknya sangat kecil sehingga dapat memasuki aliran darah," ungkap IQAir.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya