Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

IHSG Diprediksi Capai Level 7.700 di Tahun Politik

JUMAT, 03 NOVEMBER 2023 | 09:44 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menjelang pemilihan umum (pemilu) di dalam negeri, pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada 2024 diperkirakan akan mencapai level 7.700.

Menurut Chief Investment Officer Sinarmas Asset Management, Genta Wira Anjalu, transisi politik dan konflik geopolitik menjadi kontributor utama yang membuat bursa Indonesia bergerak volatil.

“IHSG di 2024 kita menargetkan IHSG di 7.700 dengan sektor konsumsi dan telekomunikasi yang menjadi fokus utama kita,” ujar Genta dalam Webinar “Road to 2024: Market Outlook” pada Kamis (2/11).


Sama seperti pemilu sebelumnya, pemilu kali ini, menurut Genta akan cenderung membawa hal positif bagi IHSG, karena dipicu oleh para investor yang biasanya banyak melakukan investasi di tahun politik.

“Secara sejarah untuk IHSG memang cenderung positif di pemilu-pemilu sebelumnya di 2009 enam bulan sebelum pemilu itu ada kenaikan sebesar 47 persen dan tiga bulan sebelum 35 persen,” jelasnya.

Selain pemilu 2009, pola penguatan IHSG juga terlihat pada pemilu 2014 di mana enam bulan sebelum pemilihan, IHSG mampu tumbuh 9,7 persen dan tiga bulan sebelumnya tumbuh hingga 15,7 persen.

Sementara pada pemilu 2019, IHSG pun masih mengalami pertumbuhan yang positif meskipun lebih kecil dibandingkan dua pemilu sebelumnya, dengan pada enam bulan sebelum pemilu mampu menguat 10,9 persen, namun di tiga bulan sebelum pemilu hanya mampu menguat 0,5 persen.

Ganta ia kemudian memprediksi bahwa target IHSG di 2024 akan berada pada level 7.700. Meski terbilang cukup konservatif, hal ini, kata Ganta terjadi karena merefleksikan rasio price earning (PE) yang terdorong ke 13,1 kali pada standar deviasi minus satu, dengan perkiraan pertumbuhan laba sebesar 10 persen.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Istri Wali Kota Madiun Dicecar KPK soal Dugaan Aset Hasil Korupsi

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:22

Giant Sea Wall Pantura Dirancang Lindungi Jutaan Warga dan Jadi Mesin Ekonomi Baru

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:17

Pengamat: Pencoretan Saham Unggulan RI dari MSCI Jadi Tekanan Psikologis Pasar

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:14

Harga Minyak Dunia Terus Merangkak Naik

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05

Dana PIP 2026 Belum Cair? Begini Cara Mudah Cek Status Pakai NIK dan NISN

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:04

IHSG Ambles 1,59 Persen, Asing Catat Net Sell Rp49,28 Triliun Usai Pengumuman MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:47

Komisi VIII DPR: Predator Seksual di Ponpes Pati harus Dihukum Seberat-beratnya!

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43

Singapura Ingin Hidupkan Sijori Lagi Bersama RI dan Malaysia

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35

Anak Buah Zulhas Dicecar KPK soal Pengaturan Proyek dan Fee Bupati Rejang Lebong

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:33

MUI GPT Bisa Jadi Terobosan Pelayanan Umat Berbasis AI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32

Selengkapnya