Berita

Aksi solidaritas FPCI Chapter di depan Kedutaan Besar Palestina, Menteng, Jakarta Pusat pada Kamis, 2 November 2023/RMOL

Dunia

Dalam Nyala Lilin, FPCI Chapter Gelar Aksi Solidaritas di Kedubes Palestina

KAMIS, 02 NOVEMBER 2023 | 23:45 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Ratusan pegiat Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) Chapter mengikuti aksi solidaritas di halaman depan Kedutaan Besar Palestina, Jakarta pada Kamis (2/11).

Menurut pantauan Kantor Berita Politik RMOL, mereka berbaris secara teratur dengan pakaian seragam berwarna hitam untuk merepresentasikan kesedihan atas tewasnya ribuan korban dalam perang di jalur Gaza.

Beberapa di antaranya membawa spanduk bertuliskan  "Free Palestine", "From the River to the Sea, Palestine Will be Free". Kemudian juga ada poster bertuliskan "Pantang Kiamat Sebelum Merdeka", merujuk kepada tanda-tanda hari akhir dalam kepercayaan Islam.


Di pintu utama Kedutaan tampak Duta Besar Palestina, Zuhair Al-Shun berdiri di depan podium bersama dengan Ketua FPCI, Dino Patti Djalal.

Di belakang keduanya, hadir para duta besar dari negara mitra, seperti Iran, Mesir, Qatar dan Kenya, beserta tamu undangan lainnya.

Ketua FPCI, Dino Patti Djalal memulai acara dengan menyampaikan kondisi terkini di Gaza yang terus memburuk setiap harinya.

"Rumah sakit tidak berfungsi, tidak ada air, semua hidup dalam suasana ketakutan dan putus asa. Lebih dari 10 ribu orang telah tewas di kedua pihak. Tidak ada tanda kapan tragedi kan berakhir," kata Dino.

Acara dilanjutkan dengan prosesi menyalakan lilin yang diikuti oleh seluruh peserta dan dilanjutkan dengan mengheningkan cipta selama dua menit.

Saat itu suasananya begitu sunyi dan khidmat, beberapa di antaranya meneteskan air mata, seperti terhanyut dan ikut merasakan penderitaan warga Gaza.

Selanjutnya, Dubes Zuhair menyampaikan sambutan. Dia menyoroti keinginan rakyat Palestina untuk merdeka lepas dari penjajahan Israel.

"Palestina punya hak bertahan, membela dan merdeka. Israel tidak punya hak untuk menyerang rakyat kami," tegasnya.

Kemudian, seorang perempuan asal Palestina hadir dalam aksi tersebut dan membagikan kisah tentang ayahnya yang saat ini masih berada di Gaza.

Sambil berlinang air mata, dia menceritakan bahwa kondisi keluarganya di sana sangat buruk, karena kesulitan mendapat pasokan bahan makanan maupun air bersih. Bahkan sejak perang dimulai, pakaian yang dipakai tidak pernah diganti.

Acara ditutup dengan pembacaan doa oleh Ustadz Fahmi Salim dan Pendeta Florian Simatupang.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Purbaya Soal Pegawai Rompi Oranye: Bagus, Itu Shock Therapy !

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:16

KLH Dorong Industri AMDK Gunakan Label Emboss untuk Dukung EPR

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:05

Inflasi Jakarta 2026 Ditargetkan di Bawah Nasional

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:04

PKB Dukung Penuh Proyek Gentengisasi Prabowo

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:57

Saham Bakrie Group Melemah, Likuiditas Tinggi jadi Sorotan Investor

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:51

Klaim Pemerintah soal Ekonomi Belum Tentu Sejalan dengan Penilaian Pasar

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:50

PN Jaksel Tolak Gugatan Ali Wongso pada Depinas SOKSI

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:48

Purbaya Optimistis Peringkat Utang RI Naik jika Ekonomi Tumbuh 6 Persen

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:32

IHSG Melemah Tajam di Sesi I, Seluruh Sektor ke Zona Merah

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:27

Prabowo Dorong Perluasan Akses Kerja Profesional Indonesia di Australia

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:16

Selengkapnya