Berita

Partai Hijau Indonesia/Repro

Politik

Ketua MKMK Sebut Putusan MK Bisa Batal, PHI: Kami Pesimis

KAMIS, 02 NOVEMBER 2023 | 18:13 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ketua Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK), Prof. Jimly Asshiddiqie menyebut putusan MK terkait batas usia capres cawapres bisa berubah jika ditemukan adanya bukti pelanggaran.
 
Presidium Nasional Partai Hijau Indonesia (PHI), John Muhammad menuturkan bahwa apa yang terjadi di MK saat ini merupakan praktik kolusi dan nepotisme secara terang-terangan.

“Pertama memang kita melihat bahwa adanya praktik kolusi konstitusi. Dapat dilihat bagaimana Mahkamah Konstitusi ketuanya saudara iparnya Pak Presiden Jokowi,” tegas John ketika ditanya Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (2/11).


John menambahkan pihaknya pesimis MKMK bakal membatalkan putusan tersebut, lantaran majelis hakim dalam MKMK merupakan orang dekat Jokowi.

“Adanya sidang etik dari Majelis Kehormatan MK, kami terus terang pesimis. Mengapa? Karena, jelas bahwa ketua majelis kehormatan MK dalam hal ini Prof Jimly masih konflik kepentingan,” katanya.

Meskipun tidak langsung Prof Jimly bersinggungan dengan pemerintah, PHI menilai MKMK tidak akan mengubah keputusan MK soal batas usia capres cawapres. Terlebih banyaknya bukit pelanggaran yang seolah ditutupi oleh MK.

“Banyak bukti-bukti yang ada, dari waktu penerimaan berkas yang tidak sesuai. Banyak kejanggalan pada keputusan MK terkait dengan putusan itu,” tutupnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya