Berita

Representative Image/Net

Bisnis

El Nino Menggempur, Stok Pupuk Subsidi RI tetap Subur

RABU, 01 NOVEMBER 2023 | 15:05 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Di tengah gempuran El Nino yang melanda Indonesia, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan stok pupuk subsidi RI tetap aman.

Stok pupuk subsidi yang tersedia akan segera didistribusikan dengan pemantauan langsung dari pemerintah. Menurutnya, kelancaran pasokan menjadi kunci mengatasi kelangkaan hingga potensi lonjakan harga.

"Pupuk itu sebetulnya kita tersedia barangnya. Tinggal penggunaan dari pupuk subsidi, distribusinya sampai mana. Tentu pemerintah akan lihat, terutama dalam situasi saat ini," kata Airlangga usai menghadiri Rakernas Reforma Agraria di Sheraton Hotel, Selasa (31/10).


Stok pupuk bersubsidi per tanggal 10 Oktober 2023 tersedia lebih 1,4 juta ton. Stok itu setara sekitar 260 persen dari ketentuan minimum yang ditetapkan oleh pemerintah. Rinciannya, urea sebanyak 941 ribuan ton dan NPK 500 ribuan ton.

"Di situasi El Nino kami berharap musim kering ini lebih singkat, mudah-mudahan November dan Desember (2023) hujan sudah bisa turun," tambahnya.

Presiden RI Joko Widodo sendiri sebelumnya juga telah menyoroti soal kekeringan di 7 provinsi Indonesia, di mana hal tersebut telah menyebabkan produksi beras nasional menurun.

Baru-baru ini, Jokowi telah meminta ratusan penjabat kepala daerah untuk membantu mengatasi tantangan dari perubahan iklim ini.

Dalam upaya tersebut, Jokowi memperbolehkan pemerintah daerah memakai dana belanja tidak terduga (BTT) di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk menjaga inflasi dan stabilitas harga pangan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya