Berita

Puing-puing bangunan yang hancur akibat serangan Israel ke Gaza/Net

Dunia

Generator RS Indonesia di Gaza Hanya Bisa Bertahan Beberapa Jam, Ribuan Orang Terancam Kehilangan Nyawa

RABU, 01 NOVEMBER 2023 | 11:14 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Dua rumah sakit di Gaza, termasuk Rumah Sakit Indonesia, terancam kehilangan daya karena bahan bakar untuk menyalakan generator sudah hampir habis.

Jurubicara Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza mengungkap, Rumah Sakit Al Shifa dan Rumah Sakit Indonesia hanya memiliki sedikit bahan bakar generator untuk beberapa jam.

Sejak Israel memutus jaringan listrik, akses bahan bakar dan air, rumah sakit di Gaza telah bertahan menggunakan generator selama lebih dari tiga pekan.


Padahal, Al Shifa merupakan rumah sakit terbesar di Gaza. Sementara RS Indonesia adalah rumah sakit terakhir di Gaza bagian utara yang masih berfungsi.

Keduanya menampung ribuan orang terluka akibat serangan Israel yang diluncurkan Israel ke Gaza tanpa henti. Bahkan banyak di antara mereka merupakan anak-anak, lansia, dan perempuan.

Selain terancam kehilangan daya, rumah sakit di Gaza juga kesulitan mendapat air hingga pasokan medis.

Jika rumah sakit di Gaza kehilangan daya, maka diperkirakan akan lebih banyak jumlah korban jiwa yang berjatuhan. Mengingat ada ribuan pasien yang bergantung pada peralatan medis yang membutuhkan listrik, seperti ventilator.

Data terakhir menyebutkan 8.525 orang Palestina meninggal akibat serangan Israel ke Gaza sejak 7 Oktober 2023. Sementara lebih dari 1.400 orang meninggal di Israel.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

AXA Mandiri Financial Digugat ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:59

Menteri Pigai Keliling SPBU: Hari Ini Distribusi BBM Bali Aman!

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:35

AS Ultimatum Iran: Patuhi Kesepakatan Nuklir atau Hancur

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:26

Bareskrim dan BNN Obok-Obok Kelab Malam, Sembilan Orang Positif Narkoba

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:17

Wali Kota Prancis Dipukuli Warga Israel di Tepi Barat

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:45

Masyarakat Diimbau Tingkatkan Kesadaran dan Partisipasi dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:42

Kabut Asap Picu Lonjakan Penjualan Tabung Oksigen dan Air Purifier di Asia Tenggara

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:04

Perlu Sistem Pencegahan Karhutla agar Warga Tak Terus Jadi Korban

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:51

Syarikat Islam Didorong Jadi Kekuatan Besar Ekonomi Umat

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:26

KPK Evaluasi Alasan Nusron Wahid Mangkir Sebelum Terbitkan Surat Perintah Membawa

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:11

Selengkapnya