Berita

Pengamat masalah militer, Connie Rahakundini Bakrie/RMOL

Politik

Pergantian Panglima TNI Seolah Dipercepat, Connie Rahakundini Mengaku Aneh

SENIN, 30 OKTOBER 2023 | 22:00 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Presiden Joko Widodo sudah bersurat ke parlemen terkait nama calon panglima TNI pengganti Laksamana Yudo Margono, yang bakal pensiun November mendatang. Pengamat masalah militer, Connie Rahakundini Bakrie, merasa ada yang aneh.

Connie berpendapat, saat menjabat sebagai Panglima TNI, Laksamana Yudo Margono memiliki rekam jejak dan legasi yang bagus untuk TNI. Sebab itu dia heran, pergantian panglima TNI seolah dipercepat, padahal masih ada waktu satu bulan, sebelum pensiun.

"Nah, ini buat saya aneh, kenapa musti dipercepat?" Connie balik bertanya, di Media Center Tim Pemenangan Nasional Ganjar-Mahfud, Jalan Cemara, Jakarta Pusat, Senin (30/10).


Lebih lanjut dia mengatakan, Jenderal Agus Subiyanto (calon panglima TNI) memang memiliki rekam jejak yang bagus dan cocok sebagai panglima. Tapi ia menyayangkan, karena pemerintah terlalu terburu-buru mengganti panglima.

"Saya sangat menghargai kalau Pak Agus jadi panglima, kita tidak keberatan, tapi kenapa presiden harus cepat-cepat melakukan ini? Ini pertanyaan kedua untuk Presiden Joko Widodo," katanya.

Dia mempertanyakan sikap presiden yang dianggapnya terlalu tergesa-gesa mengganti panglima TNI.

"Apakah presiden cawe-cawe sampai sekian jauh, saya enggak ngerti juga, karena itu hak beliau, saya hanya tanya kenapa? Saya perlu tau, rakyat harus tau kenapa percepatan terjadi," tandasnya.

"Kalau dari segi kepatutan, aduh, kenapa sih? Kayaknya tinggal berapa hari lagi pensiun juga. Kenapa nggak diteruskan saja, kecuali Pak Yudo melakukan kesalahan," tutup Connie.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya