Berita

Militer China/Net

Dunia

Ekspansi Militer China Bikin AS Ketar Ketir

SENIN, 30 OKTOBER 2023 | 11:15 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Dalam beberapa tahun terakhir, kemajuan signifikan yang diraih China dalam memperluas kemampuan militernya telah membuat negara-negara besar seperti Amerika Serikat khawatir.

Laporan Depertemen Pertahanan AS tahun 2023 memperkirakan bahwa China memiliki lebih dari 500 hulu ledak nuklir yang beroperasi sejak Mei lalu.

Selain itu, Pentagon khawatir jika pertumbuhan signifikan ini berlanjut, maka pada 2030 China diperkirakan memiliki lebih dari 1.000 hulu ledak nuklir.


Meskipun persediaan nuklir China masih lebih kecil dibandingkan Rusia atau Amerika Serikat, perkembangan tersebut menimbulkan tanda tanya besar tentang niat Beijing sebenarnya.

Laporan Pentagon juga mencurigai bahwa China sedang mengeksplorasi sistem rudal jarak jauh antar benua yang mampu mengancam sasaran di benua Amerika.

Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) kerap meluncurkan manuver yang koersif dan berisiko dengan menargetkan pesawat terbang dan kapal maritim asing bahkan melakukan latihan peluncuran rudal balistik ke Taiwan.

Tindakan-tindakan ini dipandang sebagai upaya untuk membatasi kehadiran AS di wilayah pinggiran China dan membatasi akses Amerika ke kawasan Indo-Pasifik yang lebih luas.

"China telah melakukan latihan militer gabungan berskala besar yang berfokus untuk menghalangi operasi AS dan sekutu di wilayah tersebut," laporan Pentagon, seperti dikutip dari India Blooms pada Senin (30/10).

Perhatian AS yang terganggu akibat konflik militer di Ukraina dan Timur Tengah kemungkinan akan digunakan  China untuk memperkuat pengaruhnya di kawasan Indo-Pasifik.

Kendati demikian, AS juga tidak mungkin begitu saja mengabaikan masalah di kawasan Indo-Pasifik dan memprioritaskan isu lain.

Buktinya, komando Indo-Pasifik terus beroperasi dengan dua kapal induk di laut. Ini menunjukkan kesiapan AS untuk mengatasi tantangan di kawasan ini.

Jalur diplomasi dianggap ampuh mengurangi ketegangan dan menjaga perdamaian di kawasan Indo Pasifik.

Ada laporan yang belum terkonfirmasi bahwa pemimpin Presiden Xi Jinping dan Joe Biden akan bertemu di sela-sela KTT Kerjasama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) di San Francisco bulan depan.

Jika benar terjadi, pertemuan ini dapat memberikan kesempatan untuk mengatasi kekhawatiran yang semakin besar dan membina komunikasi yang lebih baik antara kedua negara.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Purbaya Bakal Bahas Layer Baru Cukai Rokok Oktober, Pengusaha Ilegal Siap-Siap

Sabtu, 05 September 2026 | 20:23

Kasus Tahura Singlurus Pintu Masuk, Koptasi Minta Selisih LHV Batubara SSS Diusut

Sabtu, 05 September 2026 | 20:20

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

Gen Z Antusias, Ribuan Anak Muda Padati LFF 2026 Sejak Pagi

Sabtu, 05 September 2026 | 19:44

Menhut Perkuat Penyelamatan Satwa Liar di Tengah Karhutla Kalteng

Sabtu, 05 September 2026 | 19:28

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Putusan Banding yang Meringankan di Kasus Andrie Yunus

Sabtu, 05 September 2026 | 19:13

OMC Berhasil Datangkan Hujan, KLH Pastikan Karhutla di Kalbar dan Kalteng Terkendali

Sabtu, 05 September 2026 | 19:00

Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Ini Sejarah Letusannya

Sabtu, 05 September 2026 | 18:46

BAIK Bangkit dari Suspensi, Siapkan Jurus Pulihkan Kinerja

Sabtu, 05 September 2026 | 18:46

Kemenhut Siapkan Call Center Rescue 24 Jam Tangani Satwa Liar Terdampak Karhutla

Sabtu, 05 September 2026 | 18:37

Selengkapnya