Berita

Buku biografi Mbah Hisyam berjudul "KH Hisyam Abdul Karim: Ulama dan Pejuang Kemerdekaan"/Ist

Nusantara

Ponpes Kalijaran Gelar Haul Mbah Hisyam, Kakek Atikoh Ganjar

MINGGU, 29 OKTOBER 2023 | 17:10 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pondok Pesantren Roudlhotus Solichin Sholichat Sukawarah di Kalijaran, Karanganyar, Purbalingga, Jawa Tengah akan menggelar Haul ke-35 Al Maghfurlah Al Syaikh KH. Muhammad Hisyam Abdul Karim atau Mbah Hisyam.

Peringatan wafatnya kakek dari istri bacapres Ganjar Pranowo, Siti Atikoh Supriyanti itu akan digelar di halaman pesantren pada Senin (30/10).

Dalam acara ini juga akan diluncurkan buku biografi Mbah Hisyam yang diinisiasi oleh Seno Kusumoarjo. Buku setebal 282 halaman ini berjudul "KH Hisyam Abdul Karim: Ulama dan Pejuang Kemerdekaan" dan disusun oleh Tim Penulis Jaringan Nasional Keumatan (JNK).


Mbah Hisyam merupakan pendiri Pondok Pesantren Roudlhotus Solichin Sholichat Sukawarah. Namun sewafatnya, pondok dipimpin oleh sang putra, KH Achmad Musta'idz Billah, yang merupakan paman Atikoh.

Dalam catatan sejarah, Mbah Hisyam menjadi sosok yang istimewa karena memiliki andil besar untuk perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Mbah Hisyam mendirikan pesantren untuk pengkaderan para pejuang. Selain mengaji, para santri diajarkan semangat bela negara dan cinta tanah air. Mereka diajari baris berbaris, P3K, huruf-huruf morse, dan juga olah seni kanuragan.

Ia juga memperhatikan akhlak dan pendidikan anak-cucunya dengan metode-metode yang hingga saat ini dipertahankan oleh keluarga.

Menurut Ketua Umum JNK yang juga salah satu penyusun buku biografi Mbah Hisyam, sang tokoh telah banyak memberikan keteladanan pada masyarakat. Untuk itu masyarakat Indonesia, terutama generasi muda, perlu membaca buku tersebut.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya