Berita

Wakil Ketua Umum DPP PKB Jazilul Fawaid dalam acara Jalan Sehat salawatan bareng Amin di Kabupaten Bondowoso, Minggu (29/10)/Ist

Politik

Basis Pemilih Nahdliyin, Pasangan Amin Optimis Raup 70 Persen Suara di Tapal Kuda

MINGGU, 29 OKTOBER 2023 | 14:44 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pasangan Capres-cawapres Koalisi Perubahan untuk Persatuan, Anies Rasyid Baswedan dan Abdul Muhaimin Iskandar (Amin) optimis meraup 70 persen suara di wilayah Tapal Kuda, Jawa Timur.

Wakil Ketua Umum DPP PKB Jazilul Fawaid mengatakan, Jawa Timur khususnya wilayah Tapal Kuda adalah basis pemilih warga nahdliyin yang selama ini menjadi lumbung suara PKB.

”Kita optimistis suara pasangan Amin akan maksimal di wilayah Tapal Kuda, termasuk di Kabupaten Bondowoso ini. Ini adalah basis pemilih nahdliyin," katanya di sela acara Jalan Sehat salawatan bareng Amin di Kabupaten Bondowoso, Minggu (29/10).


Gus Jazil, sapaan akrabnya mengatakan, dalam Pilpres kali ini, PKB bisa mengusung ketua umumnya, Cak Imin sebagai cawapres mendampingi Anies Baswedan.

"Masa ini ada cicit pendiri NU, KH Bisri Syansuri, maju sebagai cawapres, ngapain warga NU pilih yang lain? Warga NU ini sudah cerdas mana calon yang NU 24 karat," tuturnya.

Karena itu, Gus Jazil mengajak warga Tapal Kuda, khususnya Bondowoso untuk memenangkan pasangan Amin dalam satu putaran dengan memperoleh suara maksimal.

"Kita menangkan Amin 70 persen di Bondowoso. Kita menangkan Amin satu putaran," tandasnya.

Tapal Kuda sendiri meliputi beberapa daerah di Jawa Timur yaitu Banyuwangi, Situbondo, Probolinggo, Bondowoso, Jember, Pasuruan, dan Lumajang.

Jalan Sehat Salawatan di Kabupaten Bondowoso dihadiri ratusan ribu massa. Acara serupa juga digelar di Kabupaten Jember yang dihadiri langsung pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin dengan jumlah massa yang datang jauh lebih banyak.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya