Berita

Konferensi pers partai PAS Aceh dukung Anies-Cak Imin di Pilpres 2024 mendatang/Ist

Politik

Deklarasikan Dukungan, PAS Aceh Ajak Parlok Ikut Dorong Anies-Cak Imin Jadi Presiden dan Wapres 2024

MINGGU, 29 OKTOBER 2023 | 02:20 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Partai Adil Sejahtera (PAS) Aceh mendeklarasikan dukungan capres dan cawapres kepada pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar alias Cak Imin pada Pemilihan Presiden 2024. Dukungan itu diberikan berdasarkan rekam jejak para kandidat tersebut.

"Jadi sebelum deklarasi dukungan, sebenarnya di internal partai banyak sekali pengurus yang merupakan tim Anies-Cak Imin," kata Ketua Umum PAS Aceh, Tgk Bulqaini alias Tu Bulqaini, di Banda Aceh, Sabtu (28/10).

Menurut Tu Bulqaini, selain karena rekam jejak kepemimpinan Anies dan Cak Imin, juga karena  kesamaan ideologis. Anies juga dinilai mampu menjalankan tugas dengan baik saat masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.


"Maka itu, kesamaan ideologi pasangan Anies-Cak Imin dengan Partai PAS Aceh yaitu, Ahlussunah Waljamaah Al- Maturidiah," ujarnya, dikutip Kantor Berita RMOLAceh, Sabtu (28/10).

Terkait deklarasikan partai lokal untuk mendukung capres dan cawapres, kata dia, PAS merupakan yang pertama di Aceh. Artinya PAS serius mendukung dan berharap Anies-Cak Imin menang pada Pemilihan Presiden mendatang.

Tu Bulqaini juga berharap ada partai lokal Aceh lainnya yang maju untuk memberikan dukungan terhadap Anies-Cak Imin sebagai capres dan cawapres di pilres 2024.

Tu Bulqaini menjelaskaan, dukungan kepada Anies-Cak Imin bukan tanpa alasan. Melainkan karena Cak Imin merupakan cucu pendiri Nahdlatul Ulama (NU).

"Sehingga kesamaan ideologi ini menjadi dukungan buang konkret untuk pasangan Anies-Cak Imin," tutupnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Polri Didorong Selidiki PKS yang Membeli TBS di Bawah Harga Resmi

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:23

Kapolri Ngaku Belum Baca Rinci UU Polri yang Baru Disahkan

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:17

Pemerintah Ungkap Alasan Kenaikan Batas Usia Pensiun Anggota Polri

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:14

Rel Pertama, Palang Terakhir

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:09

KPK Temukan Indikasi TPPU dalam Kasus Silmy Karim

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:02

Paripurna DPR Sahkan RUU Polri jadi UU

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:41

Dewan Kesejahteraan Buruh Batal Dibentuk, Ini Penjelasan Mensesneg

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:37

Ada Tiga Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:24

Pertanyakan Laporan Keuangan Danantara, FPHI Bersurat ke Presiden Prabowo

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:17

Emas Antam Merosot Rp10.000, Turun ke Level Rp2,73 Juta per Gram

Selasa, 09 Juni 2026 | 10:58

Selengkapnya