Berita

Ketua Dewan Pers, Ninik Rahayu/Ist

Politik

Deklarasi Pemilu Damai 2024 bersama Polri dan Puluhan Pemred, Dewan Pers: Media Jadi Penentu Tata Kelola Pemerintahan

MINGGU, 29 OKTOBER 2023 | 01:24 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Divisi Humas Polri, Dewan Pers, dan puluhan pemimpin redaksi media massa mendeklarasikan pemilu damai 2024. Deklarasi Kawal Pemilu Damai 2024 ini dilakukan sebagai komitmen bersama dan sinergitas dalam menghadapi pesta demokrasi agar berjalan lancar serta aman.

“Pesan morilnya, kita semua perlu menjaga keberagaman bangsa ini, peradaban yang telah dipupuk, kebhinekaan yang sudah lama terbangun. Mari kita jaga bersama semua,” kata Kadiv Humas Polri, Irjen Sandi Nugroho, kepada wartawan, Sabtu (28/10).

Sementara itu, Ketua Dewan Pers, Ninik Rahayu menambahkan, peran media sangat penting dalam menentukan kesuksesan pesta demokrasi tersebut.


Apalagi bila dihubungkan dengan upaya pencegahan kerawanan menjelang Pemilu 2024 yang harus dilakukan bersama-sama.

"Karena media dan pers bukan menjadi contoh, tapi menjadi penentu tata kelola pemerintahan kita, menjunjung tinggi demokrasi itu adalah tanggung jawab pers," kata Ninik.

Bahkan, Ninik menggarisbawahi bahwa pers menjadi penentu sistem demokrasi Indonesia.

Sebab, media sangat berpengaruh untuk mengajak masyarakat berpartisipasi aktif, memberikan informasi akurat, memberikan hiburan tata kelola pemilu, menjadi kontrol, mengelola daya pikir masyarakat, dan menjaga keberagaman yang ada di Indonesia.

"Atas nama Dewan Pers dengan seluruh konstituen para jurnalis dan pimpinan redaksi, saya ucapkan terima kasih kepada Kapolri dan Pak Kadiv Humas atas inisiasi deklarasi ini," ucap Ninik.

Terakhir, para pemimpin redaksi media pun melakukan pembacaan deklarasi yang dipimpin oleh Ninik.

"Kami pimpinan redaksi media siap menjaga Pemilu Tahun 2024 yang damai, aman, sejuk, dan bermartabat demi sebesar-besarnya kemaslahatan publik. Kami pimpinan redaksi media berkomitmen untuk menghindari publikasi berita yang bersifat bohong, tendensius, menyesatkan atau bersifat sensasional," demikian deklarasi para pemimpin redaksi.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Menkeu Baru Angkat Bicara Soal Perombakan Pejabat Bea Cukai dan Dirjen Pajak

Senin, 14 September 2026 | 17:28

UPDATE

Dina Sulaeman: Sikap Prabowo Beri Pesan Diplomatik Kuat untuk Palestina

Minggu, 20 September 2026 | 09:51

Ekonom Ungkap Skema Pendidikan Gratis PTN Tanpa Menguras APBN

Minggu, 20 September 2026 | 09:43

Prabowo Berencana Produksi Bensin dari Batu Bara

Minggu, 20 September 2026 | 08:56

Humanika: Jangan Jatuhkan Prabowo Sebelum Lima Tahun

Minggu, 20 September 2026 | 08:49

Sesuai Ambisi Prabowo, Kampus Negeri Jangan Cari Duit dari Mahasiswa Lagi

Minggu, 20 September 2026 | 08:22

Dubes Palestina Ungkap Momen Emosional Saat Peluk Prabowo di Gontor

Minggu, 20 September 2026 | 08:06

Ekonom: Prabowo Tinggal Lanjutkan Pendidikan Gratis dari SBY

Minggu, 20 September 2026 | 08:06

Keretakan Peradaban

Minggu, 20 September 2026 | 07:38

Wadanyon OPM Kodap 35 Bintang Timur Yahukimo Diringkus TNI

Minggu, 20 September 2026 | 06:46

DPD Tawarkan Solusi Netral Fiskal Demi Ekonomi Berlari Kencang

Minggu, 20 September 2026 | 06:19

Selengkapnya