Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

PAPD: Jokowi Difitnah Minta Jabatan Tiga Periode

SABTU, 28 OKTOBER 2023 | 18:21 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Isu permintaan perpanjangan masa jabatan menjadi tiga periode, adalah fitnah yang sengaja dialamatkan pada Presiden Joko Widodo jelang berakhirnya masa jabatan.

Direktur Eksekutif Perhimpunan Advokat Pro Demokrasi (PAPD), Agus Rihat P. Manalu, mengatakan, memperpanjang masa jabatan bukan bukan kewenangan presiden. Tetapi, ada di DPR dan MPR.

"Karena memang bukan kewenangan presiden tapi MPR dan DPR. Jokowi kena fitnah soal tiga periode," kata Agus Rihat dalam keterangan tertulis, Sabtu (28/10).


Sebab, Agus mengatakan jika ada perubahan masa jabatan presiden maka harus merevisi Undang Undang Dasar 1945.

Setelah itu, lanjutnya, dilakukan upaya perubahan atau revisi undang-undang yang menjadi payung hukum keberadaannya.

"Mengubah peraturan perundangan-undangannya kan banyak elemennya, macam-macam. Ada DPR, DPD, masyarakat, dan sebagainya," katanya.

Memang, diakui Agus, isu tiga periode ini mengemuka karena sejumlah menteri Jokowi yang memulai. Bahkan, sempat jadi pembahasan bahwa MPR bakal menggelar sidang istimewa.

"Sepanjang perjalanan isu perpanjangan masa jabatan presiden, Jokowi tercatat beberapa kali menyatakan menolak," pungkas Agus.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya