Berita

Menteri Keuangan Indonesia, Sri Mulyani/Net

Bisnis

Sri Mulyani: Setoran Bea Cukai Turun 15,8 Persen

SABTU, 28 OKTOBER 2023 | 13:48 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Penerimaan dana kapabeanan dan cukai tahun ini dilaporkan mengalami penurunan.

Hal itu diungkap langsung oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam konferensi pers APBN KITA pada Jumat (27/10).

Dikatakan bahwa setoran bea cukai hanya sebesar Rp 195,6 triliun, turun 15,8 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.


Menurut penuturan Sri Mulyani, jumlah yang terkumpul itu baru mencapai 64,5 persen dari target APBN 2023 yang sebesar Rp 303,2 triliun.

Ia menjelaskan bahwa kontraksi pada setoran bea cukai disebabkan penurunan harga komoditas global dan kebijakan pengendalian konsumsi barang kena cukai maupun aktivitas ekonomi domestik yang masih terjaga.

"Ini terlihat dampak dari pelemahan global dari penerimaan bea dan cukai terutama dari bea keluar dan juga bea masuk," kata Sri Mulyani.

Lebih rinci, disebutkan realisasi penerimaan dari bea masuk sebesar Rp 36,9 triliun atau 77,6 persen dari target, atau tumbuh 1,7 persen.

Sementara bea keluar realisasinya mencapai Rp 8,1 triliun atau terkontraksi -78,15 persen disebabkan karena adanya penurunan bea masuk dari produk sawit sebesar -82,1 persen yoy.

Penerimaan dari cukai mencapai Rp 150,5 triliun atau 61,3 persen dari target. Namun, mengalami kontraksi -5,4 persen yoy, disebabkan karena produksi hasil tembakau, terutama sigaret kretek mesin (SKM) golongan 1 dan sigaret putih mesin (SPM) golongan 1 menurun.

Adapun untuk penerimaan dari Cukai Hasil Tembakau (CHT), ini mengalami penurunan 5,8 persen, seiring dengan penurunan produksi hingga Juli yang turun 3,6 persen.

Kemudian realisasi dari Cukai Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA) penerimaannya menurun 1,2 persen atau mencapai Rp5,5 triliun dengan realisasi 63,95 dari target.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Korporasi Biang Kerok Karhutla Harus Dihukum Maksimal

Jumat, 30 Oktober 2026 | 10:32

Partisipasi Industri Lokal Menguat, 101 Calon Mitra PSEL Denera Lolos Seleksi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 10:31

IHSG Rontok 1,29 Persen, Rupiah Cerah ke Rp18.112 per Dolar AS

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:27

Bahlil Curiga Singapura Jual Lagi Pasokan Gas RI ke Luar Negeri

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:12

Harga Emas Antam Turun Lagi, Beli Sekarang?

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:01

Andrea Bocelli Harus Cabut Dukungan ke Israel jika Ingin Konser di Indonesia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:43

Pemerintah Jangan Tutup Mata atas Nasib PMI di Malaysia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:25

Indonesia dan Singapura Harus Kompak Bongkar Jejak Korporasi Karhutla

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:14

Kopdes Jangan Malah Jadi Pesaing UMKM

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:05

Jakarta Tak Kalah dari Singapura Gelar Konser Dunia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 07:40

Selengkapnya