Berita

Waketum Partai Gelora Fahri Hamzah di Gedung Nusantara III, Komplek Parlemen, Senayan, Kamis (26/10)/RMOL

Politik

Gibran Dipinang Prabowo, Fahri Hamzah ungkap Ada Perdebatan di Koalisi

KAMIS, 26 OKTOBER 2023 | 19:55 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Wakil Ketua Umum Partai Gelora, Fahri Hamzah mengaku sempat ada tekanan ketika memilih putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka menjadi pendamping Prabowo Subianto.

Fahri menuturkan tekanan itu muncul lantaran seluruh partai politik di Koalisi Indonesia Maju (KIM) memiliki calonnya masing-masing untuk disodorkan menjadi cawapres.

"Di diskusi-diskusi awal ada, karena semua partai juga punya calon sendiri," kata Fahri Hamzah di Gedung Nusantara III, Komplek Parlemen, Senayan, Kamis (26/10).


Lantas, seluruh partai diajak diskusi oleh Prabowo, semua sepakat mengusung Menteri Pertahanan RI tersebut, namun untuk urusan cawapres ada perdebatan.

"Tapi ketika mulai dipertajam, Pak Prabowo bilang ‘oke ya kita diskusi di sini tajam ya’. Pertama sepakat sudah Pak Prabowo capres, enggak ada perbedaan. Yang kedua siapa wakilnya, ini yang kita bahas agak lama," ungkapnya.

Mantan pimpinan DPR RI ini mengatakan dalam diskusi terakhir, sosok cawapres Prabowo tersebut mengarah pada figur yang merepresentasikan rekonsiliasi antara Jokowi dan Prabowo.

Dari sana muncullah nama Gibran Rakabuming Raka. Namun keputusan untuk menggaet Gibran tentu menunggu hasil Putusan Mahkamah Konstitusi (MK)

"Dan memang calon terkuatnya Gibran. Sejak itu calon terkuatnya Gibran. Cuman kan orang melihatnya ada gugatan di MK, menang atau tidak gitu loh. Nah begitu menang, jadi klop gitu loh," demikian Fahri Hamzah.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya