Berita

Pendemo tiba di Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Gambir, Jakarta Pusat, untuk menyampaikan tuntutannya terkait putusan Mahkamah Konstitusi (MK), Kamis sore (26/10)/RMOL

Politik

Gagal Dekati MK, Pendemo Rusak Barrier Beton dan Bakar Ban

KAMIS, 26 OKTOBER 2023 | 16:40 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Massa aksi yang mengatasnamakan Koalisi Masyarakat Sipil Penjaga Reformasi (Kompas Reformasi) tiba di Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Gambir, Jakarta Pusat, untuk menyampaikan tuntutannya terkait putusan Mahkamah Konstitusi (MK), Kamis sore (26/10).

Mereka menyoroti cawe-cawe Presiden Joko Widodo yang mengintervensi MK agar meloloskan putra sulungnya Gibran Rakabuming Raka menjadi calon wakil presiden.

Setibanya di lokasi, pengunjuk rasa kecewa karena akses mereka menuju MK dipasang barrier beton pembatas.


Massa aksi pun berusaha merusak pembatas dengan memanfaatkan atribut yang mereka bawa.

Bukan hanya itu, para demonstran juga membakar ban di depan barrier beton pembatas. Sedangkan dari atas mobil komando, orator terus membakar semangat pengunjuk rasa dengan menyerukan mosi tidak percaya kepada MK.

Aparat kepolisian melalui pengeras suara juga terus mengimbau massa untuk tetap mengedepankan aksi damai dan tidak terpancing provokasi.

Sementara personel kepolisian telah bersiap menghalau pendemo jika nekat melakukan anarkis. Kendaraan barikade pun telah bersiaga melakukan antisipasi.

Sementara lalu lintas dari Patung Kuda Arjuna Wiwaha menuju Jalan Medan Merdeka Barat dialihkan sementara waktu. Begitu pun dari arah Istana atau Jalan Medan Merdeka Utara, kendaraan tidak bisa melintasinya.

PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) juga terpaksa menyesuaikan rute perjalanannya di sejumlah koridor akibat adanya aksi penyampaian pendapat tersebut.



Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Lepas Status WNI Kena Tarif Rp5 Juta, Ini Kata Ketua DPR

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:23

KPK Panggil Lima Pejabat BPK Sumsel

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:16

Saham BUMI Menguat 6 Persen pada Sesi I, Bukukan Transaksi Rp727,5 Miliar

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:15

Pengisian Jabatan di Kemenag Dituntut Adil dan sesuai Meritokrasi

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:08

Bisa Jadi Ada Aparat Lain Seperti Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:06

Sekolah Negeri Sepi Peminat Harus Jadi Perhatian

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:05

Mereduksi Bobot Kekuasaan Gibran Lewat Pergeseran Posisi Duduk Wapres

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:04

Sepak Bola Berbasis Bukti

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:50

DPR Minta Kesetaraan Penanganan Kasus Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:39

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Dilibatkan dalam Pemungutan Pajak Berpeluang Gerus Kepercayaan Publik

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:38

Selengkapnya