Berita

Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin bersama sejumlah tokoh ormas Islam bersilaturahmi dengan Presiden PKS Ahmad Syaikhu di Kantor DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, pada Kamis (26/10)/RMOL

Politik

Bareng Sejumlah Tokoh Ormas Islam, Din Syamsuddin Kompak Dukung Amin

KAMIS, 26 OKTOBER 2023 | 13:09 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin bersama sejumlah tokoh ormas Islam menyatakan dukungan penuh terhadap bakal capres Koalisi Perubahan, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Amin).

Hal itu disampaikan Din usai bersilaturahmi dengan Presiden PKS Ahmad Syaikhu dan jajaran di Kantor DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, pada Kamis (26/10).

Sejumlah tokoh ormas Islam yang hadir dalam pertemuan tersebut di antaranya Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama, Hidayatullah hingga Al-Irsyad.


“Datang untuk menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh, sekali lagi, dukungan penuh, atas ijtihad politik PKS mengajukan capres-cawapres yang sudah kita kenal itu Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar,” ujar Din saat jumpa pers usai pertemuan.

Din menilai figur pasangan Amin sangat layak untuk memimpin Indonesia di masa mendatang.  

“Kami menilai pilihan ini tepat dan ideal bagi Indonesia,” kata Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah Pondok Labu ini.

Presiden PKS Ahmad Syaikhu menyambut baik dan merasa senang dengan adanya dukungan dari para tokoh ormas Islam terhadap PKS dan pasangan Amin.

“Kami sangat berbahagia, berbangga, karena pimpinan-pimpinan ormas ini, juga Prof Din Syamsuddin alhamdulillah siap juga untuk berkolaborasi, dan saling mengingatkan kalau ada hal-hal yang kurang," kata Syaikhu.

"Ini menambah semangat, mudah-mudahan ke depan menjadi optimisme harapan untuk kemenangan PKS dan pasangan Amin di kontestasi Pemilu 2024,” pungkasnya.


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya