Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Monjess Investama Kembali Melepas Saham MKNT, Kali Ini 80 Juta Lembar

KAMIS, 26 OKTOBER 2023 | 12:56 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Monjess Investama sebagai pengendali utama emiten pedagang alat elektronik, PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk (MKNT), terus mengurangi kepemilikan atas saham perseroan.

Setelah melepas 145 juta lembar saham pada 9 dan 11 Oktober 2023, Monjess kembali  mengurangi porsi kepemilikan sahamnya pada tanggal 16 hingga 18 Oktober 2023. Terbaru, perusahaan itu melepas 80 juta lembar saham.

Dikutip dari keterbukaan informasi, Monjess dalam keterangan tertulisnya Rabu (25/10 ) menyampaikan bahwa perusahaan itu kembali menjual sebanyak 80 juta lembar saham MKNT di harga Rp 2 per saham senilai Rp 160 juta.


Harga saham MKNT yang menyetuh Rp 2 per lembar merupakan harga terendah saat ini di Bursa Efek Indonesia (BEI). Dalam sebulan terakhir saham MKNT telah anjlok 60 persen dan secara tahunan terdepresiasi tajam sebanyak 96 persen.

"Tujuan dari transaksi adalah untuk Kebutuhan Internal Jangka Pendek Perusahaan, dalam hal ini PT Monjess Investama dengan kepemilikan saham langsung," ujar Assyati Amadjida sekretaris perusahaan MKNT.

Pasca penjualan, maka kepemilikan saham PT Monjess Investama di MKNT berkurang menjadi 1,78 miliar lembar saham setara dengan 32,39 persen.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Polisi Berlakukan One Way Sepenggal Menuju Wisata Lembang Bandung

Minggu, 22 Maret 2026 | 18:11

Status Tahanan Rumah Yaqut Buka Celah Intervensi, Penegakan Hukum Terancam

Minggu, 22 Maret 2026 | 17:38

Balon Udara Bawa Petasan Meledak, Atap Rumah Jebol

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:54

Prabowo: Lebih Baik Uang Dipakai Rakyat Makan daripada Dikorupsi

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:47

Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Terbagi Dua Gelombang

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:37

Trump Ultimatum Iran: 48 Jam Buka Hormuz atau Pusat Energi Dihancurkan

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:27

KPK Cederai Keadilan Restui Yaqut Tahanan Rumah

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:03

Prabowo Tegaskan RI Tak Pernah Janji Sumbang Rp17 Triliun ke BoP

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:01

Istana: Prabowo-Megawati Berbagi Pengalaman hingga Singgung Geopolitik

Minggu, 22 Maret 2026 | 15:46

Idulfitri di Kuala Lumpur, Dubes RI Serukan Persatuan dan Kepedulian

Minggu, 22 Maret 2026 | 14:47

Selengkapnya