Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

50 Juta Saham Indomobil Terjual, Sejahtera Raya Perkasa Raup Rp 77 Miliar

SELASA, 24 OKTOBER 2023 | 11:46 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

PT Sejahtera Raya Perkasa (SRP) selaku pemegang saham PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS) melaporkan penjualan 50 juta saham IMAS senilai Rp 77 miliar.

Dikutip dari laman Bursa Efek Indonesia, IMAS melaporkan perubahan kepemilikan saham tersebut pada Senin (23/10).

Disebutkan bahwa Sejahtera Raya Perkasa melepas portofolio investasinya itu pada 13 Oktober 2023.


Direktur Utama Sejahtera Raya Perkasa Jusak Kertowidjojo mengatakan perusahaan menjual 50 juta saham IMAS dengan harga Rp 1.540 per saham. Setelah transaksi, kepemilikan saham IMAS oleh Sejahtera Raya menjadi 428.562.566 saham atau setara 10,73 persen, dari sebelumnya 478.562.566 saham atau setara 11,98 persen.

“Penjualan saham ini terjadi akibat transaksi reverse REPO,” kata Jusak dalam keterbukaan informasi di BEI, Senin (23/10).

Data perdagangan BEI menyebutkan bahwa saham IMAS pada tanggal 13 Oktober 2023, bergerak di level terendah 1.505 dan tertinggi pada 1.565 sedangkan pada sesi penutupan ada di level 1.515.

Sementara data per Senin (23/10) saham IMAS terpantau turun 4,29 persen ke level Rp 1.340.

Transaksi repo adalah transaksi jual beli surat berharga dengan janji beli atau jual kembali pada waktu dan harga yang ditetapkan. Secara ekonomi transaksi repo memiliki karakteristik transaksi pinjam meminjam dana dengan disertai adanya kolateral sehingga bersifat aman (secured).

Sebelumnya IMAS bersama Inchcape Plc. telah merampungkan proses akuisisi operasi perakitan dan juga distribusi Mercedes-Benz AG di Indonesia.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya