Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Tak Laku di China, iPhone 15 Diobral dengan Diskon Rp 3,2 Juta

SELASA, 24 OKTOBER 2023 | 11:24 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Setelah mengalami penurunan penjualan yang signifikan di China, Apple, perusahaan teknologi raksasa dunia dilaporkan sedang memberikan diskon besar-besaran melalui platform penjualan online di Beijing.

Menurut laporan yang dikutip dari Economic Observer pada Senin (23/10), beberapa platform e-commerce yang memberikan diskon ini termasuk JD.com, Pinduoduo yang dimiliki oleh PDD Holdings, dan Taobao yang merupakan bagian dari Alibaba Group. Mereka menawarkan berbagai diskon besar untuk iPhone 15, bahkan menawarkan harga diskon yang lebih rendah sekitar 1.501 yuan (sekitar Rp 3,2 juta) dibandingkan dengan harga eceran.

Hal ini terjadi setelah iPhone 15 tidak laku di pasar China, dengan posisinya yang kini tergantikan oleh Huawei.


Menurut seorang analis yang diwawancarai oleh Reuters, penjualan iPhone 15 di China belum mencapai tingkat yang sama dengan iPhone 14 tahun lalu. Di mana data dari Counterpoint Research juga menunjukkan bahwa dalam 17 hari pertama setelah peluncurannya, penjualan iPhone 15 di China turun sekitar 4,5 persen dibandingkan dengan produk iPhone 14.

Menanggapi penurunan tersebut, Apple biasanya mengizinkan mitra mereka di China untuk menawarkan diskon demi merangsang permintaan. Namun, e-commerce di China saat ini diketahui juga tengah menghadapi tekanan akibat perlambatan ekonomi dan konsumen yang lebih berhati-hati dalam berbelanja.

Meski begitu upaya diskon ini sedang menjadi fokus utama menjelang festival belanja tahunan di China, yaitu Singles Day. JD.com, contohnya, yang menawarkan iPhone 15 dengan kapasitas 512 GB seharga 7.498 yuan (Rp 16,29 juta), lebih rendah sekitar Rp 3,2 juta dari harga resmi Apple sebesar 8.999 yuan (sekitar Rp 19,55 juta). Platform ini menjelaskan bahwa langkah ini sejalan dengan strategi yang telah mereka luncurkan tahun ini untuk menawarkan harga yang lebih terjangkau.

Pinduoduo juga menjadi salah satu platform belanja online yang sedang menawarkan diskon besar iPhone 15 versi Plus dengan kapasitas 128 GB seharga 6.098 yuan (Rp 13,24 juta), lebih murah sekitar Rp 1,9 juta dibandingkan dengan harga eceran Apple sebesar 6.999 yuan (sekitar Rp 15,2 juta).

Sementara itu, iPhone 15 Pro Max dengan kapasitas 512 GB, yang dijual seharga 11.999 yuan (sekitar Rp 26 juta) di Apple Store, dapat ditemukan dengan harga sekitar 10.698 yuan (sekitar Rp 23,24 juta) melalui platform e-commerce Alibaba, Taobao.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya