Berita

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Sandiaga Salahuddin Uno/Ist

Politik

Gagal Jadi Cawapres Ganjar, Sandiaga Uno Ngaku Langsung Sujud Syukur

SELASA, 24 OKTOBER 2023 | 06:06 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Sandiaga Salahuddin Uno, telah ikhlas gagal menjadi bakal calon wakil presiden mendampingi Ganjar Pranowo.

Bahkan, Sandi mengaku sempat sujud syukur saat mengetahui dia tak bisa maju pada kontestasi Pilpres 2024.

"Jadi saya sangat mensyukuri dan saya sempat sujud syukur dan langsung menyiapkan beberapa langkah-langkah internal, konsolidasi, baik antara relawan dan PPP. Kita sudah susun langkah-langkah ke depan," kata Sandiaga dalam keterangannya di Kemenparekraf, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (23/10).


"Kita semua harus kita terima dengan rasa syukur, mungkin apa yang kita perjuangkan waktu itu baik, tapi yang terbaik itu yang keputusan Allah. Kan keputusan Allah adalah Pak Ganjar-Mahfud yang ditentukan oleh pimpinan partai politik, itu yang terbaik buat kita," imbuhnya.

Usai mendapatkan info soal keputusan itu, Sandiaga langsung berkoordinasi untuk menentukan langkah politik kampanye Ganjar-Mahfud. Langkah untuk 110 hari pun tengah disusun Sandiaga.

"Saya laporkan juga kepada Mas Ganjar, dan Pak Arsyad, dan ini akan kita lakukan selama 110 hari plus ke depan untuk bisa mensosialisasikannya kepada para calon pemilih," tuturnya.

Sandi pun optimistis Ganjar-Mahfud bakal memenangi Pilpres 2024. Di mana duet ini punya visi dan misi percepatan pembangunan, serta gagasan penciptaan lapangan kerja lewat kewirausahaan, dan stabilisasi harga pangan. Poin lain yang tak kalah penting adalah soal pemerintahan bebas korupsi.

"Pokoknya kita akan ramah sekali dengan investasi, hilirisasi akan terus jalan, lapangan kerja akan terus terbuka, tapi dengan prinsip berkeadilan," demikian Sandiaga Uno.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

Bursa Asia Awali November di Zona Merah

Senin, 02 November 2026 | 08:21

Laba Samindo Resources Melonjak 53 Persen, Efisiensi Biaya Jadi Penopang

Senin, 02 November 2026 | 07:55

Jet Pribadi Jatuh dan Meledak Dekat Permukiman, Sembilan Orang Tewas

Senin, 02 November 2026 | 07:40

Dituding Manipulasi Suara, Ketua KPU India Didesak Mundur

Senin, 02 November 2026 | 07:20

OJK: Tak Ada Dua Sanksi untuk Satu Pelanggaran di Pasar Modal

Senin, 02 November 2026 | 07:06

Polda Metro Tak Cukup Minta Maaf soal “Mahasewa Bayaran”

Senin, 02 November 2026 | 06:40

Kelurahan Berperan Besar Menuju Jakarta Kota Global

Senin, 02 November 2026 | 06:36

Potensi Pasar Asuransi Syariah RI Masih Besar

Senin, 02 November 2026 | 06:00

PPP NTB Protes Mardiono Asal Pecat Pengurus

Senin, 02 November 2026 | 05:39

Ketika Syarat Konstitusional Wapres Dipersoalkan

Senin, 02 November 2026 | 05:26

Selengkapnya