Berita

X-SATA EV, kuda besi karya siswa SMK Negeri 1 Tengaran, Kabupaten Semarang ini saat dicoba dijalankan, Senin (23/10).

Tekno

Ditantang Kepala Sekolah, Siswa SMK Negeri 1 Tengaran Ciptakan Mobil Listrik X-SATA EV

SELASA, 24 OKTOBER 2023 | 04:39 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Berawal dari tantangan kepala sekolah, siswa SMK Negeri 1 Tengaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, sukses melahirkan mobil listrik. Mobil listrik yang diberi nama X-SATA EV ini dibuat hanya dalam tempo tiga minggu saja.

Sejumlah wartawan berkesempatan menjajal langsung mobil listrik di tengah peluncurannya, Senin (23/10).

Kepala SMK Negeri 1 Tengaran, Farida Fahmalatif mengaku, ide awal pembuatan mobil listrik ini berasal tantangan dirinya kepada siswa jurusan Teknik Kendaraan Ringan (TKR).


Apalagi, hymne sekolah SMKN 1 Tengaran terdapat cuplikan lirik yang berbunyi 'menjadi pionir atau pencipta mobil'.

"Awalnya dari tantangan saya. Kebetulan di hymne lagu kami (SMKN 1 Tengaran) ada lirik yang menyatakan bahwa kami adalah pencipta mobil teknologi ganda. Nah, saya bilang ini liriknya yang mau diganti atau berusaha mewujudkan mimpi itu," kata Faridam, dikutip Kantor Berita RMOLJateng, Senin (23/10).

Hingga akhirnya, gayung bersambut. Bekerja sama dengan Estima Industry di Solo, pihak sekolah SMKN 1 Tengaran mengirim siswa dan guru untuk belajar perakitan dan pembuatan mobil listrik.

Tujuan utama dari pembuatan mobil listrik ini adalah peningkatan kualitas pembelajaran, dan pada akhirnya adalah kualitas peserta didik itu sendiri.

Guru teknik otomotif SMKN 1 Tengaran, Aris Abadi, mengungkapkan proses pembuatan mobil listrik tersebut. Ia menjelaskan, ada tiga tim yang terlibat dalam pembuatan mobil listrik ini, yakni tim sasis, elektrikal, dan finishing.

Sejumlah tantangan dihadapi siswa dalam proses pengerjaan dari awal hingga akhir dalam proses pembuatan mobil listrik tersebut.

"Beberapa tantangan itu di antaranya perubahan pengajaran dari mobil berbahan bakar BBM ke mobil listrik. Selain itu juga pada pembuatan kerangka mobil yang baru," terang Aris Abadi.

Tantangan lainnya adalah bagaimana mobil ini benar-benar layak dipakai di jalan umum.

"Mobil ini juga benar-benar menggunakan kerangka baru, bukan kerangka dari mobil lama," tandasnya.

Akhirnya, mobil ini pun diklaim bisa melaju dengan kecepatan rata-rata 60 km per jam dengan jarak tempuh mencapai 60 km, dan diberi nama X-SATA EV.

Meski demikian, menurut Aris, mobil listrik ini masih membutuhkan banyak pengembangan,  walaupun sudah jadi dan bisa dikendarai.

Saat dijajal di jalanan menanjak dan menurun, tidak ditemukan kendala karena memang daya listrik mencapai 15.000 kilowatt. Sejauh ini mobil listrik buatan siswa SMKN 1 Tengaran Semarang baru sebatas prototipe.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Kapolres Sukoharjo Dicopot Usai Penggerebekan Pesantren

Senin, 02 November 2026 | 18:26

DPR Gandeng Kementerian PPPA Dorong Gerakan Nasional Antibullying

Senin, 02 November 2026 | 18:20

Gibran Ingatkan Ancaman Hoaks terhadap Kerukunan Masyarakat

Senin, 02 November 2026 | 18:06

Antisipasi Gangguan Selat Hormuz, Chandra Asri Bangun Fasilitas Pengganti Nafta

Senin, 02 November 2026 | 18:02

Program Kemenag Harus Sejalan dengan Visi-Misi Prabowo

Senin, 02 November 2026 | 17:41

Kemenhaj Rekrut Tenaga Pendukung untuk Urus Visa Haji 2027

Senin, 02 November 2026 | 17:34

Ahmad Doli Harap Pimpinan Parpol Segera Bertemu Bahas Gibran

Senin, 02 November 2026 | 17:31

Gibran Tetap Blusukan ke Daerah di Tengah Polemik Putusan MA dan MK

Senin, 02 November 2026 | 17:25

Kesejahteraan Rakyat di Daerah Tambang Nikel Harus jadi Perhatian Pemerintah

Senin, 02 November 2026 | 17:09

Cegah Kekerasan di Pesantren, Kemenag Buka Pelatihan Daring melalui MOOC Pintar

Senin, 02 November 2026 | 17:02

Selengkapnya