Berita

Militer Israel/Net

Dunia

Biden dan Sekutu Desak Israel Patuhi Hukum Humaniter, Tidak Targetkan Warga Sipil

SENIN, 23 OKTOBER 2023 | 14:32 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Amerika Serikat, Prancis, Jerman, Italia, Inggris, dan Kanada mendesak Israel untuk mematuhi hukum humaniter dengan tidak menargetkan warga sipil dalam perang melawan Hamas.

Hal itu disampaikan lewat pernyataan bersama yang dikeluarkan oleh para pemimpin keenam negara pada Minggu (22/10).

Pernyataan ini dirilis setelah Presiden AS Joe Biden melakukan pertemuan virtual dengan Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau dari Kanada, Presiden Prancis Emmanuel Macron, Kanselir Jerman Olaf Scholz, Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni, dan Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak.


Pertemuan tersebut disebut Biden sebagai "Quint". Selain pertemuan tersebut, Biden juga berbicara dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Dalam pernyataan tersebut, mereka menyambut baik kedatangan konvoi pertolongan pertama di Gaza, serta berjanji untuk terus bekerja sama dengan mitra regional untuk memastikan akses yang berkelanjutan dan aman bagi 2,2 juta orang di Gaza terhadap makanan, air, perawatan medis dan bantuan kemanusiaan lainnya.

Mereka juga menggarisbawahi dukungan mereka terhadap Israel dan haknya untuk membela diri, namun juga mendesak Israel untuk mematuhi hukum kemanusiaan internasional dan melindungi warga sipil.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Kemenkum Tegas Pertahankan Pembatalan Status Badan Hukum PLK

Selasa, 01 September 2026 | 16:28

Rebranding Dukcapil di Tarakan Tembus 1.387 Layanan Adminduk

Selasa, 01 September 2026 | 16:22

WNI Jadi Tentara Rusia Gegara Diiming-imingi Gaji Besar

Selasa, 01 September 2026 | 16:11

Pengamat Wanti-wanti BLU Batu Bara: Efisien Boleh, Pembangkit Jangan Terganggu

Selasa, 01 September 2026 | 15:53

UBakrie's Week 2026 Persiapkan 1.147 Mahasiswa Baru untuk Dunia Kampus dan Industri

Selasa, 01 September 2026 | 15:41

Bukan Cuma Cari Juara, Kemenag Bidik Kader Ulama dari MTQN XXXI

Selasa, 01 September 2026 | 15:39

DPR: Usut Tuntas Kematian Warga Pejompongan Korban Kerusuhan Demo

Selasa, 01 September 2026 | 15:34

Destry Resmi Pimpin BI, Perry Titip Pesan di Tengah Gejolak Global

Selasa, 01 September 2026 | 15:30

BNI Tawarkan Sukuk Ritel SR025 Lewat wondr, Imbal Hasil hingga 6,9 Persen

Selasa, 01 September 2026 | 15:25

Bawa Program "Klasterku Hidupku", BRI Ajak Pengusaha Ikan Kering Sorong Naik Kelas

Selasa, 01 September 2026 | 15:24

Selengkapnya