Berita

Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Aboe Bakar Alhabsyi/Ist

Politik

PKS Minta Masyarakat Tidak Ragukan Visi Perubahan yang Digagas Anies-Muhaimin

SENIN, 23 OKTOBER 2023 | 06:05 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Visi Perubahan yang digagas pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar bertujuan untuk membawa Indonesia lebih makmur dan sejahtera. Karena itu masyarakat diminta tidak meragukan visi Perubahan tersebut.

Demikian disampaikan Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Aboe Bakar Alhabsyi kepada wartawan di DPP PKS, Jakarta, Minggu malam (22/10).

Ditambahkan Aboe Bakar, Koalisi Perubahan yang terdiri dari PKS, PKB, dan Nasdem telah bersama-sama menyusun visi dan misi pasangan Amin dalam kontestasi Pilpres 2024, yakni Indonesia Adil Makmur untuk Semua.


Visi tersebut disusun untuk memberikan perubahan dan pembangunan yang merata di seluruh pelosok negeri.

"Perubahan pertama dari harga pasar, misalnya, guru-guru honorer yang bisa ditambah (penghasilannya), terus pekerja-pekerja yang tidak dapat tempat yang baik, salary yang tidak baik, itu 'kan juga perubahan untuk masyarakat," tuturnya.

Bakal capres Anies Baswedan berharap gagasan Perubahan yang digaungkan koalisinya dapat dinikmati semua lapisan masyarakat, terutama rakyat kecil.

Anies ingin adanya kesetaraan kesempatan untuk memperoleh kehidupan yang lebih baik.

"Kami ingin adanya kesetaraan kesempatan, kesempatan untuk bekerja, kesempatan untuk mendapatkan masa depan yang lebih baik melalui pendidikan, dan kesempatan perlindungan kesehatan yang lebih baik," kata Anies di Kantor KPU RI, Jakarta, Kamis (19/10).

Untuk itu, Anies menekankan bahwa gagasan dasar pasangan Anies dan Muhaimin adalah perubahan untuk menghadirkan kesetaraan dan keadilan.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

RUU Perampasan Aset Diusulkan Ganti Nama, Berikut Nomenklaturnya

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:07

Purbaya Sudah Cairkan Rp20,5 Triliun ke 490 Pemda buat Gaji PPPK

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:52

Koperasi Jadi Kunci Hilirisasi Sawit dan Penguatan Daya Tawar Petani

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:50

Songs for Sumatera-Human Initiative Pulihkan Fasilitas MIN 4 Aceh Tamiang

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:38

Subsidi Pertalite Bocor, Kelompok Kaya Masih Nikmati Kucuran Negara

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:32

Pengacara Gus Yaqut Bongkar Duduk Persoalan Pembagian Kuota Haji Tambahan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:16

Usai Bertemu Purbaya, Bahlil Bakal Perketat Orang Kaya yang Pakai Pertalite

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:58

12 Saksi Diperiksa, Sekretaris Kepala BGN Ikut Terseret Kasus MBG

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:46

Rudy Tanoe Irit Bicara soal Korupsi Penyaluran Bansos Usai Diperiksa KPK 4,5 Jam

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:42

Selengkapnya