Berita

Bimbingan Teknis (Bimtek) Workshop Nasional Anggota DPRD PPP se-Indonesia, di Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara/Ist

Politik

Capres-Cawapres Beres, PPP Fokus Pemenangan Pileg 2024

MINGGU, 22 OKTOBER 2023 | 16:11 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) segera fokus pada pemenangan suara partai di Pileg 2024, setelah pasangan calon yang diusung bersama PDIP, Hanura, dan Perindo, Ganjar Pranowo-Mahfud MD, sudah terdaftar di KPU RI.

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PPP, Muhamad Mardiono, menekankan hal itu pada acara Bimbingan Teknis (Bimtek) Workshop Nasional Anggota DPRD PPP se-Indonesia, di Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara.

"Keputusan (Capres-Cawapres) merupakan finalisasi arah perpolitikan nasional. Baik bagi PPP maupun yang bergabung di kerja sama politik. Sekarang kami fokus masalah pemenangan," kata Muhamad Mardiono, lewat keterangan tertulis, Minggu (22/10).


Dia juga menyampaikan, posisi PPP merupakan partai akar bawah, sehingga perolehan suara bertumpu pada calon legislatif (Caleg) di masing-masing daerah pemilihan (Dapil).

“Kami akan fokus mengontrol Caleg di Dapil masing-masing, dan memastikan mesin partai di tingkat akar rumput bekerja,” tegasnya.

Di tempat yang sama, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Nasional PPP, Sandiaga Uno, juga berkomitmen fokus pada pemenangan pada pesta demokrasi, dengan program utama ekonomi masa depan, yakni ekonomi hijau.

"Saya ingin menepis anggapan bahwa PPP selama ini hanya fokus pada ekonomi masa lalu, tapi harus fokus ke ekonomi hijau," katanya.

Sandiaga juga menambahkan, saat ini internal partai tengah melakukan survei sebagai indikasi awal pemenangan. Setidaknya 11 juta suara menjadi target yang akan diraih partai Kabah.

"Di internal PPP, kami akan mengkontribusikan 11 juta suara dan pemikiran mengenai ekonomi ke depan, menciptakan lapangan kerja, dan stabilitas harga," pungkasnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya