Berita

Terminal baru Bandara internasional Da Nang dibuka untuk menangani lebih banyak penerbangan dari seluruh dunia ke Da Nang/Net

Bisnis

Ciptakan Peluang Bisnis, Kota Da Nang Vietnam Ingin Lebih Banyak Penerbangan Langsung dari Indonesia

SABTU, 21 OKTOBER 2023 | 12:42 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Dalam rangka menciptakan peluang perdagangan, pariwisata dan investasi, Kota Da Nang, salah satu kota terbesar di Vietnam, menyerukan lebih banyak penerbangan langsung yang menghubungkannya dengan Thailand dan Indonesia.

Wakil ketua komite masyarakat kota, Tran Chi Cuong, pada kunjungan kerja baru-baru ini ke Thailand dan Indonesia, mendesak lebih banyak pertukaran dan kunjungan antar pelaku usaha dan lebih banyak survei pariwisata ke wilayahnya.

"Hubungan antara Da Nang dan Provinsi Khon Kaen di Thailand terus diperkuat melalui perjanjian dan nota kesepahaman (MoU) sejak tahun 2014, dan pembukaan jalur udara langsung antara kedua wilayah tersebut diperlukan untuk kerja sama dan investasi lebih lanjut," kata Cuong, seperti dikutip dari Vietnam News, Sabtu (21/10).


Da Nang, yang terletak di ujung Koridor Ekonomi Timur-Barat yang menghubungkan Myanmar, Thailand, Laos, dan Vietnam, akan memenuhi syarat untuk jalur karavan dan tur jalan raya dari Thailand ke situs warisan dunia di pusat Vietnam.

Maskapai nasional Vietnam Airlines sendiri telah berencana meluncurkan rute langsung antara kota pesisir tengah Da Nang dan Bangkok di Thailand pada bulan November.

Sementara itu, selama program promosi pariwisata Da Nang di Jakarta, Indonesia, asosiasi pariwisata pusat kota dan Asosiasi Agen Perjalanan Indonesia telah menandatangani perjanjian kegiatan promosi untuk segera membuka penerbangan langsung antara Da Nang dan Indonesia.

Da Nang menampung 5,8 juta wisatawan, termasuk 1,56 juta wisatawan asing, dalam sembilan bulan pertama tahun 2023.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya