Berita

Deputi Politik 5.0 Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo-Mahfud MD, Andi Widjajanto/RMOL

Politik

Selama Masih Kader PDIP, Gibran Akan Dilibatkan dalam TPN Ganjar-Mahfud

SABTU, 21 OKTOBER 2023 | 05:22 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Sebuah posisi telah ditawarkan kepada Walikota Solo, Gibran Rakabuming Raka, di dalam Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo-Mahfud MD. Sebab, selama Gibran masih jadi kader PDIP, dia akan dilibatkan dalam tim pemenangan Ganjar-Mahfud.

Menurut Deputi Politik 5.0 Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo-Mahfud MD, Andi Widjajanto, Ketua TPN Ganjar-Mahfud, Arsjad Rasjid, yang melakukan komunikasi dengan Gibran perihal tawaran tersebut.

"Mas Arsjad terus berinteraksi dengan Mas Gibran. Selama Mas Gibran masih kader PDI Perjuangan, dia akan dilibatkan (di TPN)," ucap Andi kepada wartawan di TPN Ganjar-Mahfud, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (20/10).


Andi menyebut posisi yang ditawarkan pada Gibran bisa bersifat nasional maupun daerah. Semuanya diserahkan sepenuhnya kepada Gibran.

"Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa sebagai kader PDI Perjuangan, kita memiliki tujuan yang sama yaitu memenangkan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD di Pemilu 2024 mendatang," tuturnya.

Soal posisi yang akan diduduki Gibran, akan dibicarakan lebih lanjut setelah Gibran, TPN, dan PDI Perjuangan melakukan pertemuan.

"Tinggal ketemu saja, kalau Mas Gibran memutuskan dia ingin terlibat dalam pemenangan Ganjar di level apa. Misalnya, ketika saya ditawarkan posisi ini (Deputi Politik 5.0), Mas Arsjad juga bertanya 'Mas Andi cocoknya di mana?', lalu kami berdiskusi, dan saya ditugaskan di deputi," papar Andi.

PDIP sendiri telah mengeluarkan instruksi kepada seluruh kepala daerah muda untuk menjadi jurubicara dan jurukampanye Ganjar-Mahfud.

Hal itu diungkap Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, usai membuka Rakerda PDIP Sumsel, di Palembang, Jumat (20/10).

Hasto mengaku sudah mendapat kabar soal Gibran yang didekati banyak parpol untuk menjadi bakal cawapres. Namun, pihaknya tetap intens berkomunikasi dengan Gibran, termasuk soal penugasan menjadi jurubicara pasangan Ganjar-Mahfud.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya