Berita

Pasangaan Capres-Cawapres, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar menuju Gedung KPU, Jakarta, Kamis (19/10)/RMOL

Politik

Pendaftaran Pasangan Amin ke KPU Bungkam Berbagai Cibiran

JUMAT, 20 OKTOBER 2023 | 02:28 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Hari pertama pembukaan pendaftaran peserta Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024, pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Amin) mendaftarkan dirinya ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Kamis (19/10).

Pengamat Komunikasi Politik yang juga Presidium Perhimpunan Aktivis 98, Frans Immanuel Saragih, ini merupakan momentum penting bagi Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP).

“Lebih dari satu tahun Anies Baswedan dicerca, diobok-obok, dan dipojokkan. Bahkan dalam berbagai survei selalu di posisi terakhir.  Juga kerap lontaran pernyataan yang meragukan, seperti “Apa mungkin Anies nyapres? Pasangannya siapa? Atau sering ada pernyataan “Tidak Mungkin Anies Nyapres,” kata Frans kepada media di Jakarta, Kamis (19/10).


Dia menyaksikan sendiri, sudah terlalu banyak pihak-pihak yang mencoba membunuh karakter Anies, dengan berita berita yang tidak benar.

Bahkan sudah terlalu sering orang yang berilmu tinggi tidak menyampaikan sesuatu dengan benar sesuai keahliannya, bahwa gelombang pendukung Anies Baswedan sudah cukup besar.

“Bagaikan sebuah pengkhianatan terhadap ilmu pengetahuan. Tapi faktanya, hari ini, semua terbantahkan, yakni dengan mendaftarnya pasangan Amin ke KPU,” ungkap dia.

Menurutnya, pasangan Amin menjawab dengan cara yang sangat elegan. Mereka tidak membalas cercaan, tetapi mereka membalas dengan hasil nyata dan berhasil mendaftarkan diri sebagai peserta Pilpres.

“Ini adalah ciri ciri orang yang berakhlak mulia dan berpendidikan tinggi,” ujarnya.

Dia juga menyaksikan sendiri betapa gelombang pendukung pasangan Amin begitu luar biasa saat pendaftaran di KPU.

Selain itu, di berbagai kunjungan giat mereka ke berbagai daerah juga para pendukungnya selalu ramai, tumpah ruah, bahkan bisa mencapai jutaan peserta.

“Jadi mari masyarakat Indonesia, kita kembangkan dan lakukan demokrasi yang sejuk dan mencerdaskan,” pungkas Frans.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Dokumen dan BBE Usai Geledah Rumah Mewah Anggota Polri Yayat Sudrajat

Kamis, 10 September 2026 | 20:17

Pendalaman Fakta dan Penegakan Hukum Transparan Diperlukan di Kasus DJKA

Kamis, 10 September 2026 | 20:12

Tim 9 Kejagung Temukan Bukti Pemerasan Febrie di Kasus Jiwasraya

Kamis, 10 September 2026 | 20:05

Konsisten Perkuat Investasi Berkelanjutan, DPLK BRI Raih Kehati ESG Award 2026

Kamis, 10 September 2026 | 19:58

Waketum Golkar: Prabowo Konsisten Satukan Berbagai Warna Politik untuk Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 19:50

Rombak Ratusan Pejabat, Purbaya Minta Kemenkeu Bergerak Lebih Cepat

Kamis, 10 September 2026 | 19:40

Iwakum Dorong Pengerahan Maksimal Cari Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 10 September 2026 | 19:31

Menyoal Kasus Dadan Cs, JMI: Jangan Ramai di Awal, Lalu Hilang di Tengah Jalan

Kamis, 10 September 2026 | 19:14

Polisi Siap Sikat Penimbun Masker di Tengah Erupsi Gunung Anak Krakatau

Kamis, 10 September 2026 | 19:01

Pembagian 50:50 Kuota Haji Tambahan Ternyata Kebijakan Gus Yaqut

Kamis, 10 September 2026 | 18:45

Selengkapnya