Berita

Walikota Solo, Gibran Rakabuming Raka/Net

Politik

Jokowi dan Prabowo di Ambang Kebimbangan, Gibran Potensi Gagal Jadi Cawapres?

RABU, 18 OKTOBER 2023 | 16:20 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dinilai tengah dalam kondisi bimbang, usai PDI Perjuangan mengusung Mahfud MD sebagai bakal calon wakil presiden (bacawapres) pendamping bakal calon presiden, Ganjar Pranowo.

Pengamat politik Citra Institute, Efriza menuturkan, Jokowi yang tampak bermain dua kaki, seolah tetap mendukung Ganjar tapi juga mendukung pencapresan Prabowo, dihadapkan kepada persoalan yang rumit.

Pasalnya, dia memandang kebimbangan Jokowi dan Prabowo dipicu keluarnya putusan Mahkamah Konstitusi (MK) atas perkara nomor 90/PUU-XXI/2023, yang secara tidak langsung membolehkan Gibran Rakabuming Raka yang masih menjabat Walikota Solo ikut Pilpres 2024. Meskipun Gibran baru berumur 36 tahun atau lebih rendah dari syarat usia minimum 40 tahun yang diatur UU Pemilu.


"Jokowi saat ini sedang bimbang, malah sedang berpikir keras," ujar Efriza kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (18/10).

Di samping itu, Efriza juga meyakini kebimbangan Jokowi pascaputusan MK itu semakin kuat, mengingat saat ini publik membincangkan dirinya membuat dinasti politik sendiri, terkhusus apabila Gibran benar-benar dimajukan sebagai cawapres Prabowo.

"Masyarakat akan menunjukkan ketidaksukaan dari pola dinasti politik, dan terlalu ikut campurnya penguasa politik," tuturnya.

Akibat dari itu pula, pengajar Ilmu Pemerintahan Universitas Pamulang (Unpam) itu berpendapat, Prabowo akan kena dampak dari kecamuk politik yang terjadi saat ini akibat isu Gibran jadi cawapres.  

"Sebab, memungkinkan elektabilitas koalisi yang mengusung Gibran akan mendapatkan respons negatif dari masyarakat," ucapnya.

Sehingga, Efriza menyimpulkan Gibran akan gagal jadi cawapres mendampingi Prabowo di 2024. Apalagi PDIP sudah memilih Mahfud MD sebagai pendamping Ganjar.

"Jadi KIM (Koalisi Indonesia Maju selaku pengusung Prabowo di Pilpres 2024) malah memilih menolak Gibran," demikian Efriza.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Aneh Sekali! Legalisir Ijazah Jokowi Tanpa Tanggal, Bulan, dan Tahun

Jumat, 13 Februari 2026 | 02:07

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

UPDATE

Alpriado Osmond Mangkir, Sidang Mediasi di PN Tangerang Ditunda

Senin, 23 Februari 2026 | 16:17

Dasco Minta Impor 105 Ribu Mobil Pikap dari India Ditunda

Senin, 23 Februari 2026 | 16:08

Tiongkok Desak AS Batalkan Tarif Trump Usai Putusan MA

Senin, 23 Februari 2026 | 16:02

SBY Beri Wejangan Geopolitik ke Peserta Pendidikan Lemhannas

Senin, 23 Februari 2026 | 15:55

Subsidi untuk Pertamina dan PLN Senilai Rp27 Triliun Segera Cair

Senin, 23 Februari 2026 | 15:53

Putaran Ketiga Perundingan Nuklir Iran-AS Bakal Digelar 26 Februari di Jenewa

Senin, 23 Februari 2026 | 15:42

KPK Buka Peluang Panggil OSO Terkait Fasilitas Jet Pribadi Menag

Senin, 23 Februari 2026 | 15:38

Perjanjian Dagang RI-AS Jangan Korbankan Kedaulatan Data

Senin, 23 Februari 2026 | 15:24

Palguna Diadukan ke MKMK, DPR: Semua Pejabat Bisa Diawasi

Senin, 23 Februari 2026 | 15:24

Polisi Amankan 28 Orang Lewat Operasi Gakkum di Yahukimo

Senin, 23 Februari 2026 | 15:23

Selengkapnya