Berita

Ganjar Pranowo dan Mahfud MD usai resmi diduetkan sebagai bakal capres-cawapres di Kantor DPP PDIP, Jalan Raya Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, pada Rabu (18/10)/Ist

Politik

Resmi Diduetkan dengan Mahfud MD, Ganjar: Kami Ingin Bekerja Tulus untuk Rakyat

RABU, 18 OKTOBER 2023 | 12:49 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ganjar Pranowo mengaku menyanggupi diberikan amanah sebagai bakal capres PDI Perjuangan karena ingin bekerja dengan tulus dan sepenuh hati untuk seluruh rakyat Indonesia.

Hal itu disampaikan Ganjar usai resmi diduetkan dengan bakal cawapres Mahfud MD di Kantor DPP PDIP, Jalan Raya Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, pada Rabu siang (18/10).

"Tidak banyak alasan mengapa kami mneyanggupi amanah yang penuh dengan tantangan ini. Alasan kami hanya satu, karena kami ingin bekerja dengan tulus dan sepenuh hati untuk seluruh rakyat Indonesia," kata Ganjar.


Ganjar turut menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh partai politik pengusungnya dan juga Mahfud MD.

"Hari ini dengan segala kerendahan hati, saya dan pak Mahfud berdiri di hadapan bapak/ibu, saudara-saudara sekalian, karena mendapat amanah untuk berjuang bersama rakyat sebagai calon presiden dan calon wakil presiden," kata Ganjar.

Ganjar mengatakan, dirinya dan Mahfud MD akan bergerak cepat untuk mewujudkan keinginan rakyat, agar lebih maju dan menjadi Indonesia unggul.

"Kami ingin Indonesia unggul dengan kehidupan yang sejahtera dan bermartabat bagi rakyat. Ini bukan tentang Ganjar, bukan pula tentang seorang Mahfud, bukan pula tentang kekuasaan, bukan sama sekali," kata Ganjar.

"Ini tentang seluruh rakyat Indonesia, kita pastikan Indonesia menjadi negara berdaulat, bukan saja berdaulat pada wilayah, tetapi juga berdaulat dalam bidang politik, pangan, ekonomi, sosial, dan banyak kedaulatan lain, termasuk kedaulatan digital," sambungnya.




Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Siswa Sekolah Rakyat akan Dilatih 1.000 Taruna Akmil

Minggu, 05 Juli 2026 | 18:21

Jokowi Pilih Lampung sebagai Awal Safari karena Tanah Tak Bertuan

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:41

OTT Bupati Langkat Temukan 55 Keping Platinum Senilai Rp40 Miliar Lebih

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:16

Hampir 3.000 Orang Tewas, Venezuela Mulai Hentikan Operasi Pencarian Korban Gempa

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:07

Komedian Narji Bikin Khitanan Massal PSI Diserbu Anak-Anak

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:52

Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Absen di Pemakaman Ayahnya

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:26

Sudah Ada Perpres, Pakar: Promosi LGBT di Medsos Bisa Berujung Pengadilan

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:13

PM Singapura Dijadwalkan Bertemu Presiden Prabowo Besok

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:08

Pemerintah Perkuat Literasi Siber Antisipasi Ancaman AI dan Hoaks

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:01

Daftar Lengkap 16 Negara yang Lolos ke Babak 16 Besar

Minggu, 05 Juli 2026 | 15:55

Selengkapnya