Berita

Gambar desain surat suara Pilpres 2024 dengan tiga pasangan calon presiden dan wakil presiden yang beredar di media sosial/Rep

Politik

Beredar Desain Surat Suara 3 Paslon: Ganjar-Mahfud, Prabowo-Erick dan Anies-Muhaimin

RABU, 18 OKTOBER 2023 | 10:47 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Desain surat suara pemilihan presiden (Pilpres) 2024 yang menampilkan tiga pasangan calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres), beredar di media sosial (medsos).

Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI membantah kebenaran surat suara tersebut, dimana sudah memuat lengkap pasangan capres-cawapres.

Anggota KPU RI, August Mellaz menjelaskan, dalam medesain surat suara KPU menunggu proses pendaftaran capres-cawapres selesai.


"Sampai saat ini, belum ada pasangan calon presiden dan wakil presiden yang telah ditetapkan KPU," ujar Mellaz kepada wartawan, Rabu (18/10).  

Dia memastikan, gambar desain surat suara Pilpres 2024 yang beredar di medsos dan diperoleh wartawan tidak benar.

"Jadi, bisa dipastikan, foto tersebut bukan dari ataupun milik KPU. Tanggal 19 sampai dengan 25 Oktober 2023, publik baru akan tahu, siapa saja bakal pasangan calon peserta pemilu presiden dan wakil presiden yang akan didaftarkan oleh partai politik atau gabungan partai politik," demikian Mellaz menutup.

Dalam gambar yang beredar itu, tertulis sebagai "Draft Surat Suara Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden RI Tahun 2024".

Terdapat tiga kolom foto berisi enam tokoh politik nasional yang berpasangan, bahkan lengkap dengan nomor urutnya.

Di urutan pertama, ada nama Ganjar Pranowo berpasangan dengan Mahfud MD. Kemudian, di urutan kedua ada nama Prabowo Subianto dengan Erick Thohir. Sedangkan urutan ketiga ada Anies Baswedan dengan Muhaimin Iskandar.



Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya