Berita

Direktur Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri, Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro/Net

Presisi

Tiga Unit Mobil Milik Dito Mahendra Disita Polisi

RABU, 18 OKTOBER 2023 | 01:22 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Tiga unit mobil milik tersangka kasus kepemilikan senjata api (senpi) ilegal, Dito Mahendra disita polisi sebagai barang bukti

Direktur Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri, Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro menyatakan, tiga mobil milik Dito jadi alat pelarian dirinya sampai di Bali.

"Penyidik sudah mengambil beberapa barang bukti yang ada di Polda Bali, yaitu ada tiga mobil yang diambil," kata Djuhandhani kepada wartawan di Jakarta, Selasa (17/10).


Selain kendaraan, Djuhandhani juga mengungkap hasil pemeriksaan senjata api (senpi) milik Dito.

"Yang di Bali itu terdaftar, terdaftar atas nama Dito sendiri," jelas Djuhandhani.

Kendati demikian, penyidik masih menelusuri kepemilikan amunisi yang juga disita saat penangkapan Dito.

"Tapi masih ada unsur kepemilikan pelurunya, jadi kita masih mendalami," tukasnya.

Sedangkan, untuk senpi Dito lainnya, masih diperiksa penyidik.

"Updatenya, senjata lagi diperiksa di Baintel (Baintelkam Polri), hasilnya belum masih kita tunggu," tandas Djuhandani.

Seperti diketahui, Dito Mahendra ditangkap di sebuah vila di Badung, Bali, tepatnya di daerah Canggu pada (7/9).

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya