Berita

Duta Besar Rusia untuk PBB Vasily Nebenzya pada pertemuan Dewan Keamanan PBB pada hari Senin, 16 Oktober 2023/Net

Dunia

Dewan Keamanan PBB Tolak Resolusi Rusia Tentang Konflik Israel-Hamas

SELASA, 17 OKTOBER 2023 | 21:16 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Rusia harus menelan kecewa, setelah resolusi untuk mengutuk aksi kekerasan di Timur Tengah, ditolak Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB).

Dalam forum itu, hanya empat negara yang menyatakan setuju dengan resolusi Rusia. Sementara Amerika Serikat bersama tiga negara lainnya menolak. Sisanya, enam negara memilih abstain.

Penolakan itu diduga karena resolusi yang diajukan Rusia tidak secara lugas menyebut Hamas sebagai pelaku serangan mendadak terhadap Israel yang menewaskan sedikitnya 1.400 orang mati.


Duta Besar Rusia untuk PBB, Vassily Nebenzia, mengatakan, meskipun gagal mendapatkan persetujuan mayoritas, resolusi tersebut telah mendorong dewan untuk mengambil tindakan.

"Hal ini telah berkontribusi pada peluncuran diskusi substantif di Dewan Keamanan mengenai topik ini. Tanpa dorongan kami, semuanya mungkin hanya akan terbatas pada diskusi kosong," kata Nebenzia.

Sementara itu, resolusi Brasil yang secara tegas mengecam  kelompok Islam tersebut tampaknya mendapat dukungan lebih luas, dan diperkirakan akan dilakukan pemungutan suara pada Selasa malam.

Sementara itu, Duta Besar Palestina untuk PBB, Riyad Mansour mengatakan, dewan memiliki kewajiban moral untuk bertindak dalam upaya menahan serangan Israel di Jalur Gaza yang menurutnya telah merenggut 12 nyawa setiap jamnya.

“Jangan memberikan sinyal bahwa nyawa warga Palestina tidak penting,” katanya.

Dia mengatakan, serangan di Gaza, adalah serangan militer yang besar, untuk dapat dikatakan sebagai pembantaian massal.

“Jangan berani-berani mengatakan Israel tidak bertanggung jawab atas bom yang dijatuhkannya di atas kepala mereka," pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya