Berita

Analis politik Hendri Satrio/Ist

Politik

Hensat: Mestinya Gibran Terimakasih ke PDIP

SELASA, 17 OKTOBER 2023 | 19:32 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Walikota Solo, Gibran Rakabuming, dianggap sedang menabuh genderang perang dengan PDI Perjuangan, seandainya dia menerima pinangan Prabowo Subianto untuk menjadi cawapres.

Analis politik Hendri Satrio berpendapat, sebagai petugas partai banteng moncong putih seharusnya  Gibran berterimakasih kepada Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. Bukan malah melakukan pembangkangan.

“Mestinya Mas Gibran berterima kasih kepada PDIP karena sudah dijadikan sebagai Walikota Solo,” kata Hendri Satrio di acara OTW 2024 dengan tema "Menakar Pilpres Pasca Putusan MK", di Hotel AONE, Jakarta Pusat, Selasa (17/10).


Menurut pria yang karib disapa Hensat ini, pencalonan Gibran sebagai Walikota Solo telah menghilangkan kebiasaan dan SOP PDIP ketika mengusung tokoh sebagai kepala daerah yang kerap beraroma kompetisi ketat.

“Waktu itu kita ingat, ada Pak Teguh sudah dari bawah, kemudian sampai atas. Tapi Bu Mega dengan hak prerogatifnya karena menyayangi Jokowi dan Gibran akhirnya memberi itu (kekuasaan),” paparnya.

Penggagas lembaga survei KedaiKOPI ini menambahkan, PDIP sebetulnya sudah melihat tanda-tanda Gibran akan hengkang dari partai lantaran beberapa kali tidak hadir di acara PDIP.

Hensat menilai, kelak masyarakat yang akan menghukum Gibran, bukan Megawati.

“Karena saya memprediksi Ibu Mega tidak akan marah, karena dia sebagai ibu sudah merasa membesarkan anaknya, sudah membesarkan kadernya Pak Jokowi, kemudian sayang dengan anak dari kader terbaiknya,” ucapnya.

"Konflik itu pasti akan ada, nanti yang akan menghukum itu masyarakat,” demikian Hendri Satrio.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya