Berita

Aktivtas pelabuhan PT RMK Energy (RMKE)/RMOLSumsel

Nusantara

Dana Besar Diduga Mengalir dalam Permainan Perizinan RMK Energy, Siapa Menikmati?

SENIN, 16 OKTOBER 2023 | 20:45 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Dugaan kongkalikong pemberian izin operasi terhadap aktivitas pelabuhan RMK Energy (RMKE) yang melanggar aturan menyeruak ke publik.

Pasalnya, perusahaan ini masih tetap beroperasi meski sudah melakukan pelanggaran lingkungan sampai Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Muara Enim dan Provinsi Sumsel sejak lama. Sehingga memunculkan dugaan keterlibatan oknum pejabat dalam pemberian izin ini.

Pemberian izin terhadap perusahaan yang melakukan pelanggaran, jelas punya resiko dan pertaruhan yang besar. Akan tetapi, menurut Deputi K-MAKI Feri Kurniawan, hal ini juga diperkirakan melibatkan aliran dana yang besar.


"Seiring jumlah produksi dan laba yang mereka (RMKE) peroleh selama beroperasi di tengah pelanggaran itu, kita duga (dana yang mengalir) cukup besar. Mungkin bisa Rp50-100 miliar. Tapi tentunya harus dibuktikan oleh APH," ujar Feri kepada Kantor Berita RMOLSumsel, Senin (16/10).

Lantas siapa saja yang ikut menikmati?

Keterlibatan oknum pejabat Pemprov Sumsel di bidang lingkungan hidup, bidang tata ruang, juga Kabupaten Muara Enim menurut Feri bisa jadi yang pertama untuk diusut oleh Aparat Penegak Hukum (APH).

Sebab, Feri mengamati, bagaimana perusahaan ini seolah kebal hukum dan bahkan beberapa waktu lalu masih beroperasi di tengah sanksi. Sebelum kemudian disetop operasinya lewat penyegelan oleh Kementerian LHK pada 14 September 2023 lalu.

"Itupun mereka (RMKE) masih sempat beroperasi. Mereka ini (sudah) melanggar lingkungan, melanggar izin tata ruang, tapi masih berani beroperasi. Bohong kalau tidak ada kongkalikong, sehingga sudah sepatutnya diselidiki oleh yang berwajib," kata Feri.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pemprov Sumsel sudah memberi ultimatum untuk semua pihak yang ikut bermain dalam pemberian izin ini bertanggung jawab.

Seperti yang telah diulas sebelumnya, terkait perizinan, perusahaan ini diketahui telah beroperasi secara ilegal karena tidak memiliki izin usaha pemurnian batubara yang dikeluarkan oleh instansi berwenang, yakni Kementerian Perindustrian.

PT RMK Energy merupakan pemegang Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi Khusus Pengolahan dan Pemurnian (IUP OP KPP) Batubara berdasarkan keputusan Kepala DPMPTSP Provinsi Sumsel bernomor 0757/DPMPTSP.V/XI/2019 dengan masa berlaku sampai 15 Februari 2043.

Namun sejak berlakunya UU 3/2020 tentang Perubahan atas UU 4/2009 tentang Pertambangan Minerba, pasal 169 huruf e, IUP OP Khusus Pengolahan dan Pemurnian barus berubah menjadi Izin Usaha Industri dan menjadi kewenangan Kementerian Perindustrian sejak UU ini berlaku.

Sayangnya, PT RMK Energy diketahui belum melakukan penyesuaian izin itu sampai hari ini. Itu artinya, sejak tahun 2020 sampai sekarang operasional PT RMK Energy dinilai ilegal.

Lalu mengenai izin lingkungan, diketahui kalau IUP dan Izin Lingkungan/Persetujuan Lingkungan PT RMK Energy tidak sesuai dengan Perda Tata Ruang Kabupaten Muara Enim 13/2018.

Evaluasi yang dilakukan oleh tim bentukan Gubernur Herman Deru yang ditandatangani oleh sejumlah Kepala Dinas terkait di Pemprov Sumsel dan Pemkab Muara Enim itu juga mendapati jika IUP RMKE belum mengacu pada UU 11/2021 tentang Ciptaker paragraf 3, UU 32/2009 tentang PPLH dan Peraturan Perundang-undangan 22/2022 tentang PPPLH, dan PP 5/2021 tentang Perizinan Pertambangan Batubara Beresiko.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya