Berita

Situasi Gaza setelah dibombardir oleh Israel/Net

Dunia

Meski Ada Ancaman Serangan Darat, Relawan MER-C Tetap Bertahan di Gaza Utara

SENIN, 16 OKTOBER 2023 | 12:26 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Seruan evakuasi Israel tidak digubris oleh sebagian besar penduduk Gaza, termasuk relawan dari MER-C Indonesia.

Tiga relawan MER-C Indonesia yang berada di jalur Gaza, yakni Reza Aldilla Kurniawan, Fikri Rofiul Haq, Farid Zanzabil diarahkan untuk tetap bertahan di rumah sakit Indonesia atau wisma Jose Rizal demi keselamatan mereka.

Dalam sebuah memo yang dikirimkan MER-C pusat pada Minggu (15/10), disebutkan bahwa kondisi jalur Gaza semakin parah. Tiga relawan diminta untuk tidak pergi kemana pun.


"Kondisi parah, kalian bertiga tinggal di RSI di basement atau lantai 4 wisma dikunci. Jangan meninggalkan RSI atau pindah kemana pun. Tempat yang paling aman bersama ALLAH SUBHANAHUWATA’ALA di Rumah Sakit Indonesia," bunyi memo yang diterima Kantor Berita Politik RMOL dari salah satu relawan MER-C, Fikri pada Senin (16/10).

Fikri mengatakan arahan dari MER-C pusat diberikan setelah Israel menyerukan evakuasi ke Selatan karena ada potensi serangan daratnya di Gaza utara.

Menurut Fikri, mereka akan jauh tidak aman jika mengikuti arahan untuk mengungsi. Sebab baru-baru ini, ratusan warga yang mencoba pindah ke selatan justru menjadi korban pesawat tempur Israel.

"Israel dibantu dengan media masa Israel Amerika membuat berita palsu untuk evakuasi rakyat Gaza Utara yang sebenarnya agar mereka keluar bersama berkumpul di perjalanan kemudian dibantai oleh pesawat pesawat Yahudi," pungkasnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya