Berita

Pj Gubernur Sumsel, Agus Fatoni Fatoni saat menerima audiensi Direktur Utama BSB dan jajaran bertempat di ruang rapat Griya Agung Palembang/Ist

Nusantara

Buntut Kredit Sindikasi Triliunan Rupiah, Pj Gubernur Panggil Direksi BSB

SENIN, 16 OKTOBER 2023 | 11:59 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Mencuatnya kasus kredit sindikasi Bank SumselBabel (BSB) triliunan rupiah, yang sempat diulas Kantor Berita RMOLSumsel beberapa hari lalu, mendapat atensi dari Pj Gubernur Sumsel, Agus Fatoni.

Jajaran Direksi BSB, diminta Agus untuk lebih memprioritaskan pembangunan di wilayah Sumsel dan Babel, yang menjadi penunjang operasional Bank dengan slogan Mitra Anda Membangun Daerah ini.

Dalam keterangan resminya, Agus berharap, ke depan Sumsel dan Babel semakin maju berkat peran dan dukungan dari BSB.


"Target ekspansi adalah Sumbagsel. Apalagi Sumsel ini merupakan daerah tertua. Semua daerah di Sumbagsel ini berawal dari Sumsel. (Jadi) Bank milik daerah harus berkontribusi pada kemajuan Provinsi Sumsel," kata Agus Fatoni dikutip Kantor Berita RMOLSumsel, Senin (16/10).

Penekanan itu diberikan Agus, terlebih saat beredar informasi kredit yang disalurkan oleh BSB ke luar daerah itu terancam gagal bayar oleh debitur. Belum lagi, track record BSB yang cukup akrab dengan permasalahan hukum terkait kredit fiktif yang merugikan keuangan negara.

Tim Kantor Berita RMOLSumsel mencatat sejumlah skandal perbankan melibatkan BSB sejak beberapa tahun belakang.

Di antaranya kasus dugaan kredit fiktif PT Campang Tiga senilai Rp485 miliar, kasus kredit macet PT Gratamas Internusa senilai Rp13,4 miliar, dugaan pemalsuan dokumen kredit senilai Rp4 Miliar di Bangka Belitung, dan dugaan kredit macet PT Coffindo senilai Rp50 miliar.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya